Manajemen Ci Mall Bantah Belum Selesaikan Perijinan

16/08/2012 0 Comments

(Terkait Perijinan)

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pusat perbelanjaan Ci Mall yang baru berdiri di wilayah kota Kab. Ciamis, minggu-minggu belakangan ini terus didera isu tidak sedap, dari berbagai kalangan. Persoalannya, karena manajemen Ci Mall dinggap tidak mengindahkan peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah.

Aturan yang dianggap sudah dilanggar, dan belum ditempuh oleh pihak Manajemen CI Mal itu, yakni tentang ijin pendirian pusat perbelanjaan (Ci Mall), pembongkaran trotoar dan Analisa Dampak Lalu Lintas (Andal Lalin).

Ketua Himpunan Pedagang Pasar Ciamis (HPPC), Didi Sukardi, Senin (13/8), mengakui, keberadaan Ci Mall sebenarnya menunjukkan bahwa Kab. Ciamis mengalami kemajuan, khususnya di kalangan pelaku usaha.

Namun sayangnya, kehadiran Ci Mall, sekaligus niat memajukan sector perekonomian itu, tidak dibarengi dengan merealisasikan dan melaksanakan peraturan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah Kab. Ciamis.

Didi juga menyayangkan sikap Pemkab. Ciamis, yang terkesan membiarkan pengusaha Ci Mall, salah satunya membiarkan pengusaha tersebut melanggar aturan pemerintah, yakni tidak menyelesaikan kewajiban, memenuhi aturan perijinan.

Pada kesempatan itu, Didi berharap, pihak Ci Mall segera menyelesaikan seluruh perijinan yang masih tertunda. Tujuannya agar, keberadaan Ci Mall tidak lagi mengundang perhatian dan permasalahan.

Kepada HR, Didi menambahkan, sebenarnya kehadiran Ci Mall menjadi pesaing berat bagi warga/ pedagang pasar tradisional Ciamis. Jelas, dampaknya sangat begitu terasa oleh para pedagang yang menjual barang serupa dengan yang ada di Ci Mall.

Manajemen Ci Mall Bantah Belum Selesaikan Perijinan

Sementara itu, Manager Ci Mall, Wawan, ketika dikonfirmasi HR, Selasa (14/8), menjelaskan, semua perijinan yang harus dipenuhi pihak Ci Mall sudah ditempuh. Buktinya, Ci Mall sudah bisa beroperasi, dan menjalankan usaha.

“Jika belum mendapatkan persetujuan dari Pemkab, tentu kami akan menyelesaikan terlebih dahulu masalah ijin itu, contohnya IMB dan Andalalin. Tapi, semua itu sudah kami tempuh,” ungkapnya.

Wawan juga menjelaskan soal trotoar yang dibongkar PT. Mega Bakti Sarana (MBS). Menurut dia, awalnya di depan kawasan Ci Mall akan dibuat lahan parkir kendaraan roda empat. Namun, karena kawasn Jl. Ahmad Yani merupakan jalur cepat, pihaknya memutuskan lahan itu hanya akan digunakan untuk kendaraan roda dua/ motor saja.

“Saat itu, kami sudah melakukan kordinasi dengan Dinas Ciptakarya Tata Ruang dan Kebersihan, dengan meminta ijin pembuatan lahan parkir roda empat. Namun, Pemkab. Ciamis melalui BPPT, menyatakan memberikan ijin lahan parkir roda empat, bisa dilakukan di Billboard,” ungkapnya.

Meski begitu, Wawan menegaskan, pihaknya akan mengembalikan fungsi trotoar, sebagaimana fungsinya untuk para pejalan kaki. (es)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!