Pasukan Kuning Korbankan Keluarga Saat Lebaran

30/08/2012 0 Comments

(Agar Keindahan Kota Tetap Terjaga)

Berkat kerja keras para petugas kebersihan, suasana jantung Kota Banjar tampak terlihat bersih pada hari raya Lebaran. Poto diambil usai pelaksanaan shalat Idul Fitri, Minggu (19/8). Foto : Eva Latifah/HR.

Petugas kebersihan dan pengangkut sampah harus kerja ekstra keras dan rela mengorbankan kepentingan keluarga demi membersihkan Banjar dari tumpukan sampah Lebaran.

Eva Latifah

Sejak memasuki H-2 hingga H+4 perayaan Lebaran Idul Fitri 1433 H, seolah meninggalkan banyak kesan. Salah satunya adalah menumpuknya sampah di sepanjang marka jalan-jalan protokol dan di depan pertokoan.

Berdasarkan pantauan HR di lapangan, Sabtu (18/8), selain di tempat tersebut, tumpukan sampah juga terlihat di sejumlah titik di kawasan Pasar Banjar. Tumpukan sampah di tempat ini nyaris menimbun badan jalan.

Maklum saja, dalam masa-masa itu volume sampah di Kota Banjar mengalami peningkatan hingga dua kali lipat dari hari-hari biasa. Tentu saja para petugas kebersihan atau pasapon dan pengangkut sampah harus bekerja ekstra keras agar keindahan kota tetap terjaga.

Bahkan, untuk tetap menjaga kebersihan di Kota Banjar saat Lebaran, Dinas Kebersihan, Pertamanan, Pemakaman dan Lingkungan Hidup (DKPPLH) Kota Banjar, tidak meliburkan 100 orang petugas pesapu jalan dan pengangkut sampah (pasukan kuning).

“Saat Lebaran para petugas itu tidak libur. Tapi tetap shalat Idul Fitri, setelah itu bertugas kembali. Ini kami berlakukan agar tidak ada sampah yang menumpuk dan berserakan di jalan,” kata Kabid. Kebersihan DKPPLH Kota Banjar, Asno Sutarno, SP, MP, Senin (27/8).

Pada malam takbiran, para pesapon dan pengangkut sampah dikerahkan di jalan-jalan utama, diantaranya Jl. Perintis Kemerdekaan, Jl. Letjen. Soewarto, Jl. Kapten Jamhur, Jl. BKR, Jl. R. Hamara Effendi dan kawasan Pasar Banjar. Karena, jika tidak diangkut sampah akan menumpuk dimana-mana. Pelaksanaan salat Idul Fitri pun terasa tidak khidmat akibat jalan kotor oleh sampah.

Berkat kerja keras pengangkut sampah tersebut, kekhawatiran Kota Banjar akan dipenuhi lautan sampah Lebaran tidak terbukti. Volume sampah paling banyak terjadi pada malam takbiran, Sabtu (18/8) dan hari Idul Fitri 1433 H, Minggu (19/8), dimana ada sejumlah pedagang di Pasar Banjar yang meninggalkan tumpukan sampah. Pemandangan serupa juga terlihat di lahan bekas Pasar Ramadhan, tepatnya di kawasan Terminal Bis Banjar.

Para petugas pengangkut sampah tersebut rela bekerja hingga pukul 03.00 WIB dinihari. Setelah itu, mereka kembali menyapu dan mengangkut sampah usai melaksanakan shalat Ied. Tidak jarang mereka harus mengorbankan kepentingan keluarga demi membersihkan Kota Banjar dari tumpukan sampah Lebaran.

Namun sayang, kerja keras dan rasa tanggung jawab para petugas pasapon itu hanya mendapat ucapan terima kasih saja. Anggaran biaya operasional maupun upah untuk petugas kebersihan yang ada di dinas terkait pun tidak sebanding dengan beban dan tanggung jawab mereka di lapangan.

Padahal, guna mengantisipasi kondisi seperti itu yang biasa terjadi setiap tahun, seharusnya para pemangku kebijakan mengajukan untuk penambahan anggaran sebagai bentuk apresiasi dari pihak pemerintah bagi petugas kebersihan dan pengangkut sampah.

Selain itu, dari pihak masyarakat, khususnya para pedagang di pasar, seharusnya memiliki rasa kepedulian terhadap mereka yang telah bekerja ekstra agar Pasar Banjar tidak kumuh akibat tumpukan sampah pedagang.

Karena, masalah kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab semua unsur masyarakat, bukan hanya petugas pasapon saja. Untuk itu, perlu adanya kesadaran dari seluruh warga Kota Banjar mengenai pentingnya lingkungan yang bersih dan sehat.

Dalam membersihkan sampah, pihak DkPPLH mengakui masih ada kendala di lapangan, salah satunya mengenai parkir kendaraan di kawasan Pasar Banjar, khususnya sepeda motor yang tidak beraturan. Kondisi tersebut sangat menyulitkan bagi petugas kebersihan untuk membersihkan sampah. ***

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!