BNN Kab Ciamis Bentuk Kader Tingkat Pelajar

06/09/2012 0 Comments

(Sukseskan Indonesia Bebas Narkoba 2015)

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kab. Ciamis, drg. Engkan Iskandar, saat menyematkan tanda, saat pembentukan kader Narkoba tingkat pelajar. Foto : Dian Sholeh Wardiana Putra/HR.

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Setelah selesai menggelar pembentukan dan penguatan kader di lingkungan Instansi pemerintah, dalam rangka menyukseskan program Indonesia bebas Narkoba 2015, BNN (Badan Narkotika Nasional) Kabupaten Ciamis, kembali mengadakan pembentukan kader di lingkungan pelajar sekolah,

Terobosan baru yang dilakukan BNN Kab. Ciamis dalam pembentukan kader anti narkoba bagi pelajar tingkat SMA. Salah satu langkah itu untuk menguatkan aspek pencegahan di lingkungan pelajar.

Kepala BNN Kab. Ciamis, drg. Engkan, melalui Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Aris, Minggu lalu, mengatakan, pembentukan kader tingkat pelajar gelombang pertama diikuti oleh perwakilan  lima sekolah.

Aris menyebutkan, sekolah yang mengikuti permbentukan Kader Narkoba itu diantaranya SMAN 1 Ciamis, SMAN 2 Ciamis, SMAN 3 Ciamis, SMKN 1 Ciamis, dan SMKN 2 Ciamis. Masing-masing sekolah mengirimkan perwakilan, 7 pelajar dan 1 guru BP.

Sedangkanm untuk pembentukan kader gelombang dua, kata Aris, rencananya akan dilaksanakan pertengahan bulan September. Target peserta yang akan dihadirkan berjumlah 40 orang.

“Nantinya, setelah pembentukan gelombang satu dan dua selesai, baru akan diadakan kegiatan penguatan kader,” ungkapnya.

Menurut Aris, dengan melibatkan perwakilan dari tingkat pelajar, diharapkan kegiatan sosialisasi tentang narkoba bisa dilakukan dengan lebih giat, baik di lingkungan keluarga, masyarakat dan khususnya di lingkungan sekolah.

Lebih lanjut Aris menuturkan, pihaknya memandang perlu keterlibatan unsur organisasi sekolah. Alasannya karena, pelajar memiliki potensi kuat untuk menjadi perpanjangan tangan BNN Kab. Ciamis.

Hal itu, lanjut Aris, guna memaksimalkan upaya pihaknya dalam melakukan pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) di lingkungan pelajar atau sekolah.

Efektifitas  kegiatan  anti narkoba atau kader anti narkoba di kalangan pelajar, tidak akan lepas dari unsur pendidikan lainnya. Seperti Kepala Sekolah, Komite, orang tua, dan juga rekan-rekan para kader.

“Sengaja kami libatkan pelajar ini dalam pembentukan kader, sehingga mereka memiliki kebanggaan dan rasa memiliki yang kuat pada program ini,“ katanya.

Ketua Osis SMAN 2 Ciamis, Yulianti, ketika dimintai tanggapan, mengaku bangga bisa dilibatkan dalam penyelenggaraan kegiatan pembentukan kader anti narkoba. Bagi dia, kegiatan itu menambah wawasan dan pengetahuan tentang bahaya narkoba.

Menurutnya, menjadi kader anti narkoba merupakan kegiatan yang mulia,  dan sangat bermanfaat. “Saya dan teman-teman berencana menyusun sebuah kegiatan yang temanya lebih kepada sosialisasi bahaya narkoba,” pungkasnya. (DSW)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply