Distan Akui, Pepaya California Komoditi Unggulan Kota Banjar

20/09/2012 0 Comments

Usai melakukan panen, para petani pepaya Kalifornia di Desa Waringinsari menjual hasil panennya kepada pengepul. Peluang pasar untuk varietas pepaya Kalifornia cukup besar. Foto : Eva Latifah/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),- Dinas Pertanian (Distan) Kota Banjar mengakui, bahwa memang jenis pepaya Calina IPB 9 atau lebih dikenal dengan pepaya Kalifornia, serta jenis jeruk lokal menjadi komoditi unggulan dari hasil pertanian di wilayah Desa Waringinsari, Kec. Langensari.

Tanaman tersebut ditanam pada satu hamparan di atas lahan Trisna (lahan milik masyarakat yang berada di pinggir Sungai Citanduy/kali mati-Red) seluas kurang lebih 60 hektare. Dengan demikian, perputaran uang dari hasil pertanian di Waringinsari dalam setahun mencapai sekitar Rp.1 miliar. Seperti diberitakan HR edisi 291.

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Holtikultura Distan Kota Banjar, Agus Kostaman, mengatakan, sejak dulu petani di Waringinsari sudah menanam jeruk lokal, sedangkan untuk penanaman jenis pepaya California termasuk baru.

“Masyarakat petani di sana sudah dari dulu menanam jeruk lokal yang biasa dipanen satu tahun sekali, bahkan jauh lebih awal dari pepaya. Jenis jeruk lokal sebetulnya bisa dikembangkan, cuma tidak sebagus pepaya karena pasarnya banyak saingan, seperti jeruk Garut, itu kan sudah terkenal dan rasanya pun lebih manis,” katanya, Senin (17/9).

Sedangkan, untuk penanaman pepaya sekarang lebih banyak bila dibandingkan dengan jeruk, sehingga perputaran uang mencapai Rp.1 milyar dalam satu tahun bukan dari hasil panen jeruk saja, tapi juga dari pepaya.

Agus mengatakan, masyarakat/kelompok petani di Waringinsari merupakan petani yang mandiri, sehingga mereka benar-benar dalam menjalankan usaha taninya. Untuk itu, pihak pemerintah hanya melakukan penyuluhan/pembinaan mengenai pembudidayaannya kepada setiap kelompok tani.

“Dalam hal ini kita membantu dinamika kelompoknya, karena mereka dengan sendirinya telah membentuk kelompok tani. Jadi kalau ada yang perlu dibantu baru kita berikan bantuan,” ujar Agus.

Namun demikian, kata dia, pemerintah terus melakukan pembinaan, bahkan PPL yang ada di wilayah tersebut sering melakukan komunikasi dengan para petani.

Agus menambahkan, pada Rencana Strategi (Renstra) baru nanti, jenis pepaya California akan diupayakan untuk dimasukkan ke komoditi unggulan daerah Kota Banjar, seperti halnya rambutan si Batulawang. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply