Kapolresta Nyatakan Peluru tak ada Kaitan dengan Teroris

13/09/2012 0 Comments

(Een (30) Terkena Serpihan Proyektil Hampa di Dekat Tungku)

Een (30), warga Dusun Girimulya, Desa Binangun, Kec. Pataruman, Kota Banjar, paha kaki kirinya tertembus serpihan proyektil peluru hampa. Proyektil tersebut ditemukan Arip (8), anak Een, di sekitar Sungai Ciseel, Selasa (11/9). Foto : Deni Supendi/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),- Nasib malang menimpa Een (30), warga dusun Girimulya, Desa Binangun, Kec. Pataruman, Kota Banjar, paha kaki kirinya tertembus serpihan proyektil peluru hampa. Pasalnya, proyektil tersebut ditemukan Arip (8), anak Een, di sekitar Sungai Ciseel.

Een mengatakan, proyektil tersebut dijadikan mainan oleh anaknya, dan dibawa ke dapur. Saat peristiwa terjadi, Een sedang memasak, untuk mempersiapkan makan malam. Ternyata, proyektil yang dibawa anaknya, dan disimpan di sekitar tungku itu, kemudian meledak.

“Saya kaget, karena ada bunyi dentuman. Tidak selang berapa lama, paha kiri saya mengeluarkan darah. Warga yang mengetahui kejadian, akhirnya membawa saya ke RSUD Banjar,” ungkapnya, Selasa (11/9), di kediamannya.

Menurut Een, di sekitar Sungai Ciseel memang banyak ditemukan proyektil hampa, peluru bekas latihan anggota TNI pada bulan Juli lalu. Sejak air sungai menyusut, kebanyakan anak-anak setempat, bermain dan mencari proyektil sisa-sia latihan.

Sementara itu, Kapolresta Banjar, AKBP. Sambodo Purnomo Yogo, saat dikonfirmasi HR (11/9), membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, serpihan yang menembus paha kiri Ny. Een merupakan peluru hampa kaliber 55,6 ml.

“Jadi itu bukan peluru aktif, tetapi peluru hampa. Namun disimpan didekat tungku dan akhirnya meledak,” jelasnya.

Setelah kejadian itu, pihak Polresta Banjar ternyata mendapatkan sisa peluru hampa lainnya yang ditemukan warga. “Kami belum melakukan penyisiran, karena warga yang langsung menyerahkan sisa peluru hampa tersebut sekitar 58 peluru,” ujar Kapolres.

Kapolresta pun membantah bahwa peluru yang ditemukan tidak ada kaitannya dengan aksi teroris yang sedang marak terjadi. “Saya pastikan tidak ada kaitannya dengan aksi terorisme, karena itu milik salah satu kesatuan yang belum lama ini melakukan latihan,” pungkasnya. (deni/SBH)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!