PGRI Cikoneng Gelar Workshop Pendidikan Karakter

20/09/2012 0 Comments

Dalam rangka menerapkan sistem pendidikan karakter, jajaran Pengurus PGRI Kec. Cikoneng menggelar Workshop bagi guru se wilayah Cikoneng, di Wisma PGRI Kab. Ciamis. Foto : Dian Sholeh Wardiana/HR.

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Menindaklanjuti rencana penerapan pendidikan karakter bagi peserta didik pada mata pelajaran di setiap satuan pendidikan, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kec. Cikoneng Kab. Ciamis menggelar workshop bagi tenaga pendidik dan kependidikan.

Acara yang digelar di Wisma PGRI Kab. Ciamis, Jumat (14/9), diikuti sedikitnya 90 tenaga pendidik dan kependidikan se-Kec. Cikoneng. Diantaranya meliputi, Kepala SD dan SMP sebanyak 38 orang, guru SMPdan SD 38 Orang, dan 14 orang dari pengawas, penilik, Kepala TK dan Guru TK.

Ketua PGRI Kec Cikoneng, Wawan Dermawan, S.Pd., M.Pd., mengatakan, kegiatan Workhsop bagi tenaga pendidik dan kependidikan sangat penting. Hal itu, kata dia, untuk memperkuat karakter bangsa, dengan upaya pengembangan karakter melalui peserta didik.

Wawan menuturkan, pendidikan karakter juga bertujuan untuk mengembangkan kemampuan seseorang dalam memberikan keputusan baik dan buruk, juga memelihara apa yang baik dan mewujudkan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Dalam Pendidikan karakter, sedikitnya ada 18 Indikator yang harus bisa diterapkan. Diantaranya nilai religius, jujur, toleransi, disiplin, kreatif, cinta tanah air, cinta damai, dan masih banyak lagi yang lainnya, dalam mengedepankan peradaban bangsa,” tuturnya.

Sementara itu, Kabag Kepegawaian Disdik Kab. Ciamis, Sukiman S.IP., menyambut Positif kegiatan Workshop tentang pendidikan karakter yang digelar untuk tenaga pendidik dan kependidikan.

Menurut Sukiman, pendidikan karakter menjadi kunci terpenting kebangkitan bangsa Indonesia dari keterpurukan, serta untuk meyongsong peradaban baru. Untuk memiliki kepribadian yang unggul, bukan hanya kecerdasan kognitif, akan tetapi kecerdasan manusia seutuhnya.

Sukiman menambahka, pendidikan bertujuan untuk membentuk generasi yang cerdas dan komprehensif. Tidak hanya kecerdasan Intelektual, tetapi kecerdasan emosional dan kecerdasan yang multi Intelegen.

“Memang pendidikan karakter berupaya untuk masuk di kurikulum, mulai dari setiap mata pelajaran. Dan ini kebijakan dari pusat, dan nanti kebijakan tersebut akan disesuaikan,” tambahnya.

Sukiman juga menghimbau, jajaran pendidik khususnya, agar secara konsisten bisa menularkan nilai-nilai karakter bagi anak didiknya. Dengan begitu, lembaga pendidikan diharapkan benar-benar mampu melahirkan SDM yang berkualitas. (DSW)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply