Warga Banjar di Jabotabek Gelar Pertemuan di Bogor

06/09/2012 1 Comment

Hasilkan Pembentukan Paguyuban Urang Banjar Jabotabek

Sedikitnya 180 warga Kota Banjar yang tinggal di wilayah Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tanggerang dan Bekasi) menggelar pertemuan dan silaturahmi di Campas Outbond Cijayanti, Kota Bogor. Dalam acara tersebut juga dibentuk Paguyuban Warga Banjar -Jabotabek dan sekitarnya, Minggu (2/9). Dokumentasi Dr. Adjat Sudradjat untuk HR

Bogor, (harapanrakyat.com),- Sedikitnya 180 warga Kota Banjar yang tinggal di wilayah Jabotabek (Jakarta, Bogor, Tanggerang dan Bekasi) menggelar pertemuan dan silaturahmi di Campas Outbond Cijayanti, Kota Bogor, Minggu (2/9). Namun, warga Banjar yang hadir, ternyata tidak hanya perantau dari wilayah Jabotabek saja, tetapi dari Bandung, Cianjur, Tasik, Garut, Klaten dan bahkan dari Palembang pun ikut memeriahkan acara tersebut.

Pertemuan itu diisi dengan acara silaturahmi, perkenalan, halal bil halal serta penyampaian ide dan gagasan dari warga Banjar yang merantau dalam memajukan pembangunan  Kota  Banjar ke depan.

Salah satu penggagas pertemuan tersebut yang juga selaku tuan rumah, Dr. Adjat Sudradjat, mengatakan, pertemuan tersebut digagas untuk mempererat tali silaturahmi antar warga Kota Banjar yang berada di perantauan, khususnya yang berada di wilayah Jabotabek.

“ Acara ini bisa digelar, berawal dari adanya SMS (pesan pendek) dari 3 teman saya dari Banjar yang sama merantau di wilayah Jabotabek, mengajak untuk mengumpulkan warga Banjar untuk bersilaturahmi. Dan saya pun diminta untuk menjadi tuan rumah acara tersebut. Setelah dilakukan beberapa rapat untuk membahas acara tersebut, akhirnya acara silaturahmi warga Banjar perantauan bisa digelar dan berjalan sukses, “ terangnya, kepada HR, melalui pesan elektornik (email) yang dikirim ke email redaksi HR.

Adjat menambahkan, meski waktu persiapan acara yang singkat, tetapi sejumlah warga Banjar perantau lainnya begitu antusias agar pertemuan tersebut bisa terlaksana dengan sukses.

“ Alhamdulilah, meski ide ini muncul 3 hari setelah lebaran kemarin, tetapi respon dan animo dari teman-teman begitu luar biasa. Alhasil, 180 warga Banjar perantau hadir dalam acara ini, bahkan perantau dari luar Jabotabek pun ikut hadir, “ ujarnya.

Dalam pertemuan tersebut, kata Adjat, menghasilkan beberapa gagasan, salah satunya muncul ide untuk membentuk Paguyuban Warga Banjar di wilayah Jabotabek. “Gagasan membentuk Paguyuban sudah disepakati oleh semua yang hadir. Mudah-mudahan paguyuban ini menjadi wadah untuk bersilaturahmi sesama warga Kota Banjar yang berada di perantauan,” imbuhnya.

Selain pendirian paguyuban, dalam pertemuan itu pun menghasilkan ide dan gagasan untuk kemajuan pembangunan Kota Banjar ke depan, diantaranya ide agar Kota Banjar memiliki Lapang Terbang Perintis, Pusat Kebudayaan Sunda, Rumah Sakit Bertaraf Nasional, Perguruan Tinggi “berkelas” dan Terminal Peti Kemas untuk menapung hasil pertanian dari wilayah sekitarnya.

“Aspirasi itu memang tidak mudah mewujudkannya. Namun diyakini dengan kerja keras dan memanfaatkan jejaring warga Banjar yang ada di luar Banjar, bukan mustahil akan terwujud. Banyak warga Banjar yang ada di Jakarta dan Bandung yang termasuk dalam taraf “madani”,”

“Mereka ada yang duduk di pemerintahan, di DPR pusat dan terdapat juga pebisnis yang sudah sukses. Mereka secara potensi sangat layak digerakkan untuk mendukung pembangunan Kota Banjar,” terangnya menambahkan.

Di tempat yang sama, Ketua Penyelenggara pertemuan tersebut, Bambang Bachtiar, mengemukakan, pertemuan seperti ini baru pertama dilaksanakan dan akan diadakan secara rutin pada setiap tahun. “Besar manfaatnya pertemuan ini, benar-benar menjadi forum komunikasi antara Pemkot Banjar dengan warganya yang ada di luar Kota Banjar,” katanya.

Sementara Wakil Walikota Banjar, H. Ahmad Dimyati, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi dan gembira adanya pertemuan silaturahmi antar sesama warga Banjar di perantauan. “ Mengenai dibentuknya Paguyuban, saya sangat setuju. Karena melalui paguyuban ini bisa dijadikan wadah untuk mempererat silaturahmi warga Banjar di perantauan, khususnya di Jabotabek ini,” ujarnya.

Sementara mengenai adanya masukan dan ide dalam pertemuan tersebut untuk kemajuan Kota Banjar, kata Dimyati, dirinya akan melaporkan hal itu ke Walikota Banjar. “ Pada prinsipnya kita sangat berterima kasih adanya kepedulian dari warga Banjar perantau untuk memajukan kampung halamannya. Memang jejaring warga Banjar ini sangat dibutuhkan untuk mendorong kemajuan kampung halaman kita. Dan insyaalah kita akan intensifkan hal itu, “ pungkasnya.

Dalam pertemuan itu pun, langung dibentuk Paguyuban Warga Banjar Jabotabek dan sekitarnya. Struktur kepengurusan paguyuban tersebut, diantaranya Pelindung Walikota Banjar, Dewan Penasehat Dr. Adjat Sudradjat dan Ketua Dadang Hendaris.  (Bgj)

About author

Related articles

1 Comment

  1. nn September 10, at 15:26

    reuni apa keur ngagalang massa????

    Reply

Leave a Reply