Warga Inisiatif Bikin Rambu Laun Euy di Permukaan Jalan

13/09/2012 Berita Banjar
Warga Inisiatif Bikin Rambu Laun Euy di Permukaan Jalan

(Upaya Hindari Kecelakaan Lalin)

khawatir akan terjadinya kecelakaan, baik tabrakan antara pengemudi kendaraan maupun pengendara dengan pejalan kaki, maka warga inisiatif untuk memberi peringatan kepada para pengemudi melalui tulisan Laun Euy pada permukaan jalan. Foto : Pepep Riswanto Akbar/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),- Warga mengeluhkan banyaknya kendaraan yang melintas di jalan Priagung dengan kecepatan tinggi. Jalan tersebut menghubungkan wilayah Desa Binangun, Kec. Pataruman dengan Desa Situ Batu, Kec. Banjar, sehingga aktifitasnya selalu ramai setiap hari.

Lili (48), salah seorang warga setempat, mengatakan, kondisi jalan yang kecil, menikung disertai banyaknya tanjakan dan turunan, membuat khawatir akan terjadinya kecelakaan, baik tabrakan antara pengemudi kendaraan maupun pengendara dengan pejalan kaki.

“Apalagi di sini banyak anak kecil, mereka kadang kalau mau nyebrang kurang hati-hati. Selain itu, kendaraan yang datang dari arah jalan menikung tidak bisa terlihat akibat banyaknya pepohonan di pinggir jalan. Untuk itu kami warga disini menghimbau agar pengguna jalan jangan seenaknya menjalankan kendaraannya,” ujar Lili, pada HR, Kamis (6/9).

Hal senada diungkapkan Karli (49), warga lainnya. Dia mengatakan, melihat ramainya aktifitas kendaraan yang melintas di jalan Priagung, akhirnya warga setempat berinisiatif untuk memberi peringatan kepada para pengemudi melalui tulisan Laun Euy pada permukaan jalan.

Selain itu, kata dia, di sepanjang jalan Priagung juga terdapat dua sekolah dasar (SD). Memang di kawasan itu dibuatkan polisi tidur atau jalur kejut agar kendaraan bisa mengurangi kecepannya ketika melintas di sekitar sekolah.

“Tapi tetap saja ada pengemudi yang nekad tidak mengurangi kecepatan, terutama anak-anak muda. Untuk itu kami berharap pada pemerintah supaya dapat mencarikan solusi bagaimana caranya agar pengemudi kendaraan tidak seenaknya. Karena ternyata apa yang telah kami buat belum ditaati oleh para pengendara,” kata Karli. (PRA)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles