Laga Eksebisi, Persib Cukur PSGC 4-1

Laga Eksebisi, Persib Cukur PSGC 4-1

 (Di Babak Pertama, PSGC Mampu Imbangi Permainan Persib)

 Ciamis, (harapanrakyat.com),-Persib Bandung akhirnya mampu mencukur tuan rumah PSGC Ciamis dalam laga persahabatan di Stadion Galuh Ciamis, Jum’at (12/10). Persib

STRIKER Persib Bandung Herman Dzumafo Epandi (Kanan) dijaga ketat dua pemain PSGC Imam Safei (kiri) dan Budiman dalam lag uji tanding Persib vs PSGC di stadion Galuh Ciamis Jumat (12/10).Dalam lag itu Persib menang dengan skor 4-1. Photo: Dian Sholeh WP/HR.

menang telak 4-1.

Meski Persib Bandung mampu memenangkan pertandingan dan menguasai jalannya pertandingan, bukan berarti PSGC tampil tanpa perlawanan. Justru di menit-menit awal babak pertama, PSGC mampu mengimbangi permainan Persib Bandung, dan beberapa kali sempat merepotkan pertahanan Persib Bandung yang dikawal bek bertahan Abanda Herman.

Pada menit ke 7, penyerang Persib Bandung asal Jepang, Kenji Adachihara, membuka kemenangan Persib, lewat kerjasamanya dengan Herman Djumafo.

Kenji yang berdiri bebas di jantung pertahanan PSGC, menerima umpan matang dari Herman Djumafo. Namun keunggulan Persib tidak bertahan lama. Dua menit berselang, penyerang PSGC Ciamis, Galih, yang memanfaatkan serangan balik, mampu membuat skor menjadi imbang 1-1.

Penonton pun sempat dibuat tidak percaya dengan gol yang diciptakan Galih hingga skor menjadi imbang 1-1. Tidak mau dipermalukan oleh tim level Divisi I PSSI, Persib langsung meningkatkan daya gedor serangan. Namun, beberapa kali serangan Persib, mampu dihalau pemain belakang PSGC.

Namun, pada menit ke 13, mantan gelandang Persiba Balikpapan, Asri Akbar, mampu membawa Persib kembali unggul. Asri Akbar memanfaatkan kemelut yang terjadi di pertahanan PSGC. Saat itu umpan silang Herman Djumafo dari tengah lapangan, mampu diselesaikan dengan baik oleh Asri. Kedudukan 2-1 pun bertahan sampai babak pertama usai.

Di babak kedua, Persib lebih meningkatkan tempo permainan. Di menit awal babak kedua, Persib terus mengurung pertahanan PSGC. Namun, beberapa kali Perib mendapat peluang, masih mampu dipatahkan oleh pemain belakang PSGC.

Permainan PSGC di babak kedua, lebih banyak bertahan dan bermain taktis mengamankan bola ketika berada di jantung pertahanannya. Saking keasikan bertahan, akhirnya pemain belakang PSGC melakukan pelanggaran di kotak penalti. Ketika itu, di menit 75, pemain belakang PSGC menjatuhkan gelandang Persib, Atep, di kotak pinalti. Wasit pun langsung menunjuk titik putih.

Hadiah penalti yang diterima Persib Bandung tidak mampu dimanfaatkan dengan baik oleh Atep sebagai algojo pinalti. Tendangan pinalti Atep, masih mampu dibaca sekaligus diblok oleh Kiper PSGC Dwi Yulianto. Tapi beruntung, Asri Akbar yang berada di sisi kanan gawang, mampu memanfaatkan bola muntah penalti dan langsung dikonversi menjadi gol. Kedudukan pun berubah menjadi 3-1.

Masuknya Airlangga Sucipto pada menit 80, yang menggantikan Kenji, mampu merubah pola serangan Persib. Tipe bermain ngotot yang kerap ditunjukan Airlangga, ternyata mampu merepotkan pertahanan PSGC. Melalui sebuah kemelut di depan gawang PSGC yang terjadi di menit 80, Airlangga Sucipto mampu memperbesar kemenangan Persib menjadi 4-1.

Pertandingan persahabatan yang mendapat animo yang luar biasa dari pencinta sepakbola Ciamis dan sekitarnya ini, dihentikan pada menit 83. Panitia penyelenggara terpaksa menghentikan laga tersebut, karena penonton sudah memasuki area pinggir lapangan hingga membludak ke pinggir lapangan.

“Kerena alasan keamanan, kita tidak tuntaskan pertandingan ini selama 90 menit. Pada menit 83, pertandingan terpaksa dihentikan, mengingat penonton yang sudah membludak hingga ke pinggir lapangan, “ ujar salah seorang Panpel PSGC.

Usai pertandingan, Pelatih Persib Bandung, Jajang Nurjaman, mengaku puas dengan hasil akhir pertandingan. Namun begitu, menurut Djanur-sapaan akrab Jajang Nurjaman, masih banyak hal yang harus dibenahi, terutama soliditas tim yang akan menjadi perhatian khusus untuk dijadikan evaluasi ke depan.

Namun begitu, kata Djanur, skuadnya sudah mampu menerapkan strategi satu dua sentuhan, sebagaimana strategi yang akan digunakan oleh Persib dalam mengarungi kompetisi ISL musim depan.

“Kita coba terapkan strategi main bola satu-dua sentuhan, dan itu yang akan kita terapkan kepada pemain. Meski tadi di lapangan, masih terlihat banyak kesalahan dalam menerapkan strategi tersebut. Yang pasti, hasil pertandingan sore ini, akan jadi bahan evaluasi tim pelatih guna memperbaiki kelemahan-kelemahan yang ada,” terangnya.

Sementara ketika ditanya permainan PSGC, Djanur mengatakan, PSGC mampu memberikan perlawanan, hingga mampu mencetak satu gol ke gawang Persib. ” Terus terang, saya puas melakukan laga persahabatan dengan PSGC. Meski level tim Divisi 1, tetapi sudah memberikan pelajaran berharga buat kami,” ujarnya.

“Saya juga salut antusias para bobotoh Ciamis yang hadir dalam laga uji tanding sore ini. Terus terang saja, sangat luar biasa antusias bobotoh Ciamis. Dan saya ucapkan banyak terima kasih,” katanya.

Sementara itu, Manajer PSGC, H. Herdiat mengatakan, pihaknya merasa puas dengan hasil akhir laga uji tanding ini, dimana skuadnya mampu memberikan perlawanan dan mencetak satu gol, meski akhirnya harus kalah telak 4-1.

“Anak-anak sore ini bermain bagus dan sempat mengimbangi permainan Persib di babak pertama. Meskipun kita akhirnya kalah telak, mungkin itu hal yang wajar, karena lawan kita adalah Persib yang levelnya jauh di atas kita,”pungkasnya. (DSW/R2)


KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles