Tim DVI Polri Nyatakan 99,99% Alifa Anak Kandung Oom

11/10/2012 0 Comments

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri tengah menyerahkan hasil tes DNA kepada Kapolresta Banjar, AKBP. Sambodo Purnomo Yogo, SIK., Kamis (11/10), bertempat di Aula Mapolresta Banjar. Foto : Eva Latifah/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri telah menetapkan bahwa berdasarkan hasil tes deoxyribonucleic acid (DNA), Alifa Azzahara Aulia dinyatakan 99,99% merupakan anak biologis dari pasangan Oom Komariah dan Andang Rustandi.

Hal itu terkait dengan adanya pengakuan dari Dede Wati, tersangka pelaku penculikan terhadap Alifa, bayi yang berumur 3 hari di RSUD Banjar pada 15 September lalu, sebagai ibu kandungnya.

Kapolresta Banjar, AKBP. Sambodo Purnomo Yogo, SIK., di dampingi ketua tim dari Kedokteran Kesehatan (Dokes) Polda Jabar, dr. Ichsan, SpF., Wakil Direktur Umum RSUD Banjar, dr. Rauf, ayah kandung bayi Andang Rustandi, serta disaksikan tim dari DVI Mabes Polri, kepada wartawan mengatakan, hasil tes DNA tersebut dapat dibuktikan secara ilmiah dan genetik.

“Seperti telah kita ketahui, bahwa proses pengambilan sampel dilakukan tanggal 26 September 2012 oleh Tim Dokes Polda Jabar. Sedangkan untuk pemeriksaannya dilakukan di DVI Mabes Polri. Dan hasilnya sudah dapat kita terima hari ini, Selasa, 11 Oktober 2012. Dengan demikian sekarang kami tidak ada lagi keraguan. Kami juga ucapkan selamat kepada orang tua kandung Alifa, jangan merasa ragu lagi karena itu benar anak kandungnya,” terang Sambodo, saat konferensi pers di Aula 1 Mapolresta Banjar.

Kemudian mengenai proses hukumnya, kata Sambodo, sampai saat ini masih dalam proses pemberkasan. Dan hasil tes DNA tersebut akan secepatnya diserahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sementara itu, Ketua Tim Dokes Polda Jabar, dr. Ichsan, SpF., mengatakan, sampel yang diperiksa dari Oom dengan kode 12065-1, kemudian sampel dari bayi dengan kode 12065-4, serta sampel dari tersangka Dede Wati dengan kode 12065-5.

Ketiga sampel tersebut berjenis kelamin perempuan, dan diperoleh dengan sempuran sebanyak 16 marka terdeteksi. Yakni, separuh profil DNA si bayi cocok dengan DNA milik Oom.

Masih di tempat yang sama, ayah bayi Alifa, Andang Rustandi, mengaku sangat bahagian dan sekarang sudah tidak ada keraguan lagi bahwa Alifa benar-benar anak kandungnya. Atas nama keluarganya, Andang juga mengucapkan terima kasih kepada tim forensik dan pihak Polresta Banjar. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply