Air Mampet, Kantor PDAM Kawali “Dicorat-coret”

22/11/2012 0 Comments

Kawali, (harapanrakyat.com),- Dinding  bangunan  kantor  dan  papan nama  milik  Perusahaan  Daerah  Air Minum (PDAM) Cabang Kawali  dicorat-coret pelanggannya. Aksi corat-coret itu diduga dipicu  karena selama sepuluh hari air PDAM tidak ngocor alias mampet.

Hidayat, pelanggan  PDAM Kawali, beberapa waktu lalu, membenarkan bahwa aksi tersebut sebagai bentuk kekesalan pelanggan terhadap pelayanan PDAM. Bahkan, ketika pelanggan bertanya kepada petugas/ pegawai PDAM, tidak ada jawaban yang memuaskan.

Untuk apa pelanggan terus ditambah, kata Hidayat, kalau tidak disertai dengan peningkatan pelayanan. Dia juga menuturkan, seharusnya PDAM segera mencari solusi, ketika air untuk pelkanggan tidak mengalir.

“Misalnya dengan penambahan mesin  cadangan beserta  tim ahli yang betul-betul  bisa menghitung  debit dan  kapasitas air. Dengan begitu, tidak akan ada lagi yang menyebut PDAM sebagai Perusahaan Daerah Air Mampet,” katanya.

Beda halnya dengan Ujang, konsumen lain, mengaku, air PDAM ke wilayahnya selalu mengalir. Memang, dia juga mengaku, beberapa hari lalu air mengalir kurang normal, tapi itu tidak berlangsung lama.

Ujang memperkirakan, terhambatnya aliran air PDAM bisa saja terjadi, ketika mesin pompa sedang rusak, atau bahkan lokasi rumah pelanggan yang berada di dataran yang lebih tinggi.

Sementara itu, Yoyo Mujiono, Pegawai PDAM Kawali, melalui telepon genggamnya mengatakan, upaya peningkatan pelayanan kepada seluruh pelanggan selalu diutamakan.  Hanya saja dia juga mengakui, bahwa air tidak mengalir secara normal disebabkan mesin  pompa milik PDAM sedang bermasalah.

Mengantisipasi hal itu, kata Yoyo, pihaknya melakukan buka-tutup keran, agar air  yang didistribusikan ke semua wilayah bisa  ngocor. Terkait kekesalan pelanggan/ konsumen, dia menganggapnya sebagai suatu hal yang wajar.

Namun, dia menyayangkan, ketidakpuasan konsumen tersebut dilampiaskan edngan tindakan vandalisme, atau aksi corat-coret gedung kantor dan papan nama PDAM Kawali. Bahkan, pelanggan tersebut sempat memprovokasi agar pelanggan lainnya untuk tidak membayar iuran wajib.

Kepala PDAM Cab. Kawali, Teguh Kusdarmanto, Senin (19/11), menyebutkan, jumlah pelanggan PDAM Kawali mencapai 2.370. Dia juga membenarkan, sejak 2 November 2012, air tidak mengalir secara normal akibat kondisi mesin pompa yang rusak.

Nemun begitu, kata Teguh, PDAM sudah mensosialisasikan kondisi tersebut kepada para pelanggan melaluui radio dan selebaran. Mengenai aksi corat-coret, teguh tidak mempersoalkannya, karena sudah dibersihkan dan dicat kembali oleh pihaknya. (dji)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply