Musim Hujan, Tanah Amblas Ancam Warga Cibulakan

08/11/2012 0 Comments

Tanah di wilayah Cibulakan Sukamaju Cihaurbeuti amblas. Pemukiman warga terancam bencana tanah amblas susulan. Foto : Eli Suherli/HR.

Ciamis, (harapanrakyat.com).- Sepanjang musim penghujan, warga Dusun Cibulakan Desa Sukamaju Kec. Cihaurbeuti dihantui ancaman tanah amblas susulan. Pasalnya, pada hari Minggu (4/11), peristiwa tanah amblas sudah terjadi di daerah tersebut

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Ciamis, Nandang Mahermanto, Senin (5/11), mengatakan, di Sukamaju peristiwa tanah yang amblas sepanjang 38 meter, lebar 3 meter dengan kedalam 6 hingga meter.

“Jalan akan ditutup total, baik kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga yang akan beraktifitas bisa menggunakan dua alternatif jalan, baik melalui Desa Sukamulya maupun Desa Sukahaji, meski jaraknya lebih jauh dari jalan utama,” ungkapnya.

Nandang menuturkan, meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun tanah amblas tersebut mengancam pemukiman warga. Karena daerah tersebut rawan tanah amblas, pihak BPDB Kab. Ciamis akan terus mewaspadai daerah tersebut.

“Kami akan terus mensosialisasikan kepada warga, supaya ketika turun hujan segera melakukan penyelamatan diri, menghindari daerah rawan tanah amblas. Sebab tanah amblas yang sekarang terjadi, bisa meluas,” jelasnya.

Bahkan menurut Nandang, penanganan titik-titik rawan bencana di semua kecamatan yang ada di Kab Ciamis menjadi perhatian BPBD. Baik itu bencana tanah amblas, longsor, banjir, dan lainnya.

Direktur Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) Citra Galuh Mandiri, Heri Hernawan,  mengatakan, penanganan bencana merupakan tugas pemerintah. Melihat potensi rawan bencana yang ada, pemerintah seharusnya memiliki anggaran yang besar untuk menghadapinya.

Menurut Heri, selama ini yang menjadi masalah dalam penanganan bencana salah satunya anggaran yang kurang, sehingga banyak masyarakat korban bencana seolah terkesan tidak mendapatkan perhatian serius dari pemerintah.

Ketua DPRD Ciamis H. Asep Roni, Senin (5/11), mengatakan, penambahan anggaran dana tidak terduga (DTT) sangat penting, untuk mengantisipasi penanganan pasca bencana. Salah satu contohnya, peristiwa tanah Amblas yang terjadi di Dusun Cibulakan RT 2/4 Desa Sukamaju Kec. Cihaurbeti.

“Musim penghujan sekarang berpotensi menimbulkan bencana alam. Saya juga khawair, jika hujan turun secara terus menerus, tidak menutup kemungkinan akan terjadi banjir di beberapa titik rawan,” katanya.

Roni menambahkan, untuk menangani peristiwa tanah amblas di Sukamaju, pihaknya akan menganggarkan dalam APBD tahun 2013 mendatang, untuk program pengurugan, pemasangan bronjong dan pembangunan jalan baru. (es)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!