Mengusung Jurnalistik Pembangunan & Hati Nurani

06/12/2012 Headline
Mengusung Jurnalistik Pembangunan & Hati Nurani

(Doa Syukuran HR ke 9 Tahun : Berbeda Untuk Bersatu)

Diskusi hangat antara pimpinan, Litbang dan staf HR dengan Kabag Humas Pemkab Ciamis dan juga Sekuad Secangkir Kopi Panas dalam rangka syukuran HR ke-9, di Kantor Redaksi dan Pemasaran HR, Sabtu (1/12). Foto : Deni Supendi/HR.

Dari Redaksi :

Sabtu (1/12/2012) cuaca antara panas dan hujan, hari itu HR (Harapan Rakyat) Koran urang Ciamis, Banjar jeung Pangandaran. Mengadakan syukuran yang ke 9 tahun, bertempat di kantor Redaksi dan Pemasaran Jl. Kapten Jamhur No 2 Kota Banjar. Selain acara syukuran dilanjutkan dengan diskusi ringan, diikuti oleh jajaran redaksi HR, Kabag Humas Kabupaten Ciamis dan Skuad “Secangkir Kopi Panas”. Memang tak banyak kami undang diantaranya Bupati Ciamis, Sekda Ciamis diwakili oleh Kabag. Humas Pemda Ciamis Uga Yugaswara S.Sos. M.Si. Petinggi nomer satu Ciamis H. Engkon Komara, tak bisa hadir karena kesibukan mendampingi Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, begitu Sekda Ciamis H. Herdiat, MM. Tentu kita juga mengundang Wali Kota Banjar DR. H. Herman Sutrisno tak bisa hadir karena ada kegiatan Workshop Evaluasi Diri Sekolah (EDS) di Bali. Wali Kota Banjar dari Bali langsung ke Jakarta untuk menerima “Tempo Award”, sedianya Sekda Kota Banjar drh. H. Yayat Supriatna akan hadir di acara syukuran HR, Jum’at sore Yayat menelepon HR mohon maaf tak bisa hadir ada keperluan keluarga karena anaknya baru mendapatkan anugerah seorang bayi laki-laki dan Yayat juga baru punya cucu.

***

Semua itu tak menjadi masalah, acara syukuran tetap berjalan tak kurang dari 50 orang undangan hadir kantor HR terasa sesak. Tapi acara itu sederhana saja dengan lesehan bersila, mendengar tausiah dari Kyai Asep Saefudin, S.Ag (Alumni Pondok Pasantren Gontor). Dalam doa syukuran itu mengalun Istigfar, Slawat Nabi, dan dzikir bersama. Markas HR sore itu menggema doa-doa kepada Allah SWT, suasana hening khusuk tertiblah markas kami yang biasanya hiruk pikuk wartawan yang datang dan pergi juga tamu-tamu yang bersilaturachmi. Sabtu yang hujan serasa Kota Banjar sejuk.

Pesan awal dalam syukuran itu, disampaikan Pimpinan Umum HR Bachtiar Hamara bahwa acara itu dilaksanakan sederhana berkumpul duduk bersila hikmat yang penting niat baik dan tak ujub-ria-takabur untuk menerima nikmat yang telah diberikan Allah SWT, Koran HR sampai pada usia ke 9 tahun. Dan tahun ini juga telah muncul di dunia maya HR Online. Pedoman media ini mengusung Development of Journalism (Jurnalistik Pembangunan) dan “hati nurani”. Mudah-mudahan Allah SWT selalu memberikan barokah, kenikmatan, dan kesehatan kepada kita bersama.

Kesan dan pesan yang disampaikan Kabag Humas Pemda Ciamis Uga Yugaswara S.Sos.M.Si, berharap Mingguan Umum HR tetap konsisten dengan motto “Berbeda untuk Bersatu” dengan tampilan koran lokal tapi menampilan global. Dengan tidak lepas melakukan kontrol sosial yang kritis dan etis, dan selalu menjaga kemitran dengan berbagai pihak. Uga berharap HR bisa lebih maju melangkah menjadi media regional. Dan terus maju dan berhasil dalam persaingan dalam era media global.

Dalam menanggapi kesan-pesan Uga Yugaswara, Litbang HR Asep Mulyana, MA menyampai rasa horman dan penghargaan yang tak terkira. Apa yang diharapkan Uga, HR terus berjalan meskipun perlahan tapi pasti, tegas Asep. Kenapa HR berpedoman pada jurnalistik pembangunan dan hati nurani, upaya solusi dari gaya media kini baik cetak maupun elektronik kerap sekali memunculkan berita-berita kekerasan yang disuguhkan pada pemirsanya. Dari pagi berita-berita keras sampai malam, menjadi suguhan pada pemirsa, yang mengakibatkan pembaca dan permisa di masyarakat berdapak pada perubahan sikap masyarakat yang mudah tersinggung dan marah dan menumbuhkan konflik berkepanjangan seperti di negeri ini sekarang terjadi. Maka HR bersolusi dan pemberitaannya menampilkan ketenangan, kedaimaian dalam berdemokrasi menjauhi yang sifatnya arogansi, tegas Asep Mulyana.

Diskusi Ringan :

Setalah rehat sejenak dan ramah tamah diseling makan minum urang lembur dilanjutkan sholat magrib, dan dilanjutkan sholat Isa. Diskusi dimulai dengan peserta Kabag Humas Pemda Ciamis Uga Yugaswara, jajaran redaksi HR, dan Skuad Secangkir Kopi Panas di wakili H. Agus Nugraha, M.Si, Asno Suratno MP, H Basir MP, Eri K Whardana ST, dan Billy Berta, S.Kom, penulis tetap Nanang Supendi, SE, pencatat Deni S, Eva Latifah, koreksi Adi Karyanto S.IP, moderator Bachtiar Hamara.

Diskusi membicarakan tentang terbentuknya DOB Kabupaten Pangandaran, Asno dalam kesempatan pertama mengungkapkan bagai mana Pamda Ciamis mengatur personil pegawai personil PNS di Ciamis pasca pengisian sejumlah pegawai ke DOB Kab Pangandaran. Uga mengatakan Pemda Ciamis sudah mengatur personil yang akan ditempatkan di DOB Kab. Pangandaran tidak menjadi masalah. Karena Bupati Engkon akan mengambil kebijakan yang saling menguntung, dan akan memberikan pegawai yang baik dan berkualitas. Meskipun dalam tahun ini terjadi pensiun masal satu angkatan, regenerasi secara alamiah akan berjalan baik dan berjenjang. Itu kebijakan beliau (Bupati Ciamis.red), ucap Uga, doakan saja agar semuanya berjalan lancar.

H Basir dalam kesempatan kedua, mengutarakan pasca DOB Kab Pangandaran. Pemda Ciamis dituntut untuk memberikan perhatian lebih kepada wilayah Ciamis Utara. Dia meyakinkan banyak potensi di Ciamis Utara yang bisa digali dan dikembangkan. Sementara Uga menjelaskan soal perhatian ke wilayah Ciamis utara, Pemda Ciamis sudah merumuskan untuk menggali potensi lain yang lebih prosfektif untuk dijadikan sumber pendapatan daerah.

Moderator mengarahkan, Kabupaten Ciamis sebagai induk dari pemekaran daerahnya sembilan tahun lalu memekarkan sebuah kota (Banjar) dan terjadi sekarang memekarkan DOB Kabupaten (Pangandaran). Meskipun begitu tidak mustahil Kabupaten Induk Ciamis akan lebih maju, dengan mengelola pariwisata gunung di wilayah Ciamis. Dalam kurun waktu kedepan bisa sama dengan obyek wisata Lembang dan puncak potensi ada.

Dilihat dari perkembangan saat ini Sindangkasih di sebelah barat sudah menjadi sebuah kawasan baru yang mulai ramai yang berbatasan dengan kota Tasikmalaya muncul kawasan baru di Ciamis memberikan daya tarik sendiri untuk dilirik investor. Seperti kita lihat sekarang dari Sindangkasih-sampai Cisaga bermunculan tempat kuliner, itu pertanda kemajuan baru untuk Kabupaten Ciamis, belum ke wilayah utara sudah nampak perubahan-perubahan ke arah kemajuan.

Asep Mulyana mengatakan bahwa forum diskusi yang diselenggarakan HR sangat bermanfaat. Bahkan kalau bisa Pemda Ciamis bekerjasama dengan Mass Media membentuk klub editor sebagai forum diskusi yang menggelar acara rutin. Dalam klub Editor ini, ucap Asep Mulyana, diharapkan  Pemda Ciamis dan wartawan bisa secara rutin membahas satu isu. Atau membahas satu rilis kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah. Menurut Asep, hal itu bisa menjadi upaya pemerintah dalam menyamakan persepsi ketika akan mennyampaikan kebijakan kepada publik.

Tepat waktu menunjukan waktu pukul 21.00 diskusi ringan dalam acara syukuran HR selasai sudah. (Deni, Eva, Adi)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles