Ponpes Sabilunnajat Galakan Tanam 1 Milyar Pohon

25/12/2012 0 Comments

(Peringati Hari Ibu ke-84)

Ketua AMS District Ciamis, Drs, Akasah MBA melakukan penanaman di lingkungan Ponpes Sabilunnajat Rancah, dalam rangkaian acara peringatan Hari Ibu ke 84. Hadir juga sejumlah tokoh Ciamis, diantaranya R.A Masmu.

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pondok Pesantren (Pon-pes) Sabilunnajat Dusun Sukamaju Desa Cileungsir Kec. Rancah melakukan aksi/ gerakan penanaman 1 milyar pohon, Minggu (23/12). Gerakan penanaman tersebut dilakukan dalam rangka peringatan Hari Ibu ke 84 yang jatuh setiap tanggal 22 Desember.

Ketika ditemui HR, Pengasuh Ponpes Sabilunnajat, KH. Fifin Syarief Arifin S.Ag., mengaku sangat mengapresiasi sumbangsih tenaga, pikiran dan materi dari para tokoh dan kalangan, yang mau peduli terhadap kemajuan pesantren.

Menurut Fifin, momentum peringatan Hari Ibu tersebut tidak bisa dilupakan begitu saja. Bagi dia, momen ini memberi kesan tersendiri, karena pesantren menjadi salah satu elemen penting untuk menjadi motor penggerak penanaman 1 milyar pohon.

Pada kesempatan kali ini, pohon yang disediakan sebanyak 1120 batang. Penanaman dilakukan secara simbolis oleh Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Ciamis, yang dipimpin Ketuanya Drs. Akasah, MBA.

Dalam acara tersebut juga, hadir H. Dedi Kusmana perwakilan dari PGRI Kab Ciamis, dan Tamsis Bastaman dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kab. Ciamis, R.A Syaiful Bachri Masmu, Anggota DPRD Dapil III, dan tokoh masyarakat R.A Masmu.

R.A Masmu, mengatakan, kesadaran untuk menanam pohon sudah sangat besar di kalangan masyarakat Ciamis. Kepedulian terhadap lingkungan ini harus disertai juga dengan teknis bagaimana menanam yang baik.

“Sayangnya, perwakilan dari Dinas Kehutanan tidak bisa hadir. Padahal, sudah diudangm karena mereka merupakan program penanaman pohon atau penghijauan merupakan kewenangan mereka,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua AMS District Ciamis, Drs. Akasah MBA., mengatakan, pesantren memiliki potensi Sumber Daya Manusia (SDM) yang tinggi, untuk dijadikan motor penggerak program penanaman pohon.

Alasannya, kalangan pesantren bisa lebih bertanggungjawab dalam pemeliharaannya, bahkan hingga pasca panen. Dan bagi mereka, pohon merupakan asset yang sangat berharga baik secara ekologis maupun ekonomis.

Menurut Akasah, alasan lain program penanaman pohon di lingkungan pesantren ini juga tidak lepas dari alasan geografis, dimana kontur tanah di sekitar Kecamatan Rancah adalah perbukitan.

Kemudian, melalui momen peringatan Hari Ibu juga, Akasah mengajak warga di lingkungan Pesantren untuk memberikan penghormatan kepada kaum ibu. Pada momen tersebut, sedikitnya 500 pohon albasiah dan 1120 pohon lainnya dibagikan kepada ibu-ibu jemaah pengajian pesantren.

“Saya menghimbau agar kaum ibu juga turut serta dalam menjaga dan melestarikan lingkungan,” pungkasnya. (diki)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply