NKRI & Aswaja NU Adalah Harga Mati

31/01/2013 0 Comments

GP Ansor Harus Mampu Bentengi Masyarakat Dari Ajaran Islam Radikal

Langensari, (harapanrakyat.com),- Kepengurusan Ansor harus mampu mengawal NKRI dan Islam Ahlusunah Wal Jama’ah (Aswaja) ala Nahdatul Ulama agar tetap lestari, dan berkembang di Kota Banjar, serta membentengi masyarakat Kota Banjar dari gerakan maupun ajaran Islam radikal yang dapat merusak tatanan masyarakat.

Hal itu dikatakan Ketua Umum PP GP Ansor, KH. Nusron Wahid, M.Si., dalam sambutannya usai melantik Pimpinan Cabang GP Ansor Kota Banjar, di Alun-alun Langensari, Sabtu malam (26/1). Dia berpesan, pengurus yang telah dilantik harus bisa lebih baik dari pengurus sebelumnya.

Ditemui disela-sela acara, PC NU Kota Banjar, KH Lili Hasanudin, mengatakan, dilantiknya pengurus Ansor masa bakti 2012-2018, diharapkan bisa memberikan gerakan nyata melalui konsolidasi secara maksimal.

“Tujuannya untuk memberikan pendidikan bagi masyarakat agar bisa menjadi subjek pembangunan Kota Banjar kedepan, tentunya dengan nilai-nilai Aswaja,” kata Lili.

Sementara itu, Rois Syuriah PC NU Kota Banjar, KH. Mu’in Abdurrohim, juga berpesan kepada seluruh pengurus GP Ansor yang baru dilantik supaya berani, tegas dan cakap, sesuai dengan namanya, yaitu gerakan pemuda.

Dikatakan Mu’in, Ansor artinya harus bisa menjadi motor penggerak dalam memperjuangkan NKRI dan Ahlusunnah Wal Jama’ah. Dengan mengembangkan gerakan tradisi yang sudah mengakar di masyarakat, diantaranya adalah sholawat yang kini keberadaannya mulai dirong-rong oleh kelompok yang tidak menyukai terhadap tradisi NU.

“Gerakan Pemuda Ansor  jangan cepat menyerah, maju terus hancurkan penghalang yang merintangi gerakan ini, walau nyawa taruhannya,” tegas Mu’in.

Sementara itu, Ketua PC Ansor Kota Banjar, Ma’mun Syarif, berjanji siap menerima amanat dari ulama NU dalam menjalankan roda organisasinya, untuk mewujudkan bahwa GP Ansor di Kota Banjar akan menjadi garda terdepan dalam membangun daerahnya.

Dengan inovatif menjaga kondusifitas masyarakat Kota Banjar melalui penerapan nilai tradisi dan kearifan local. Karena, bagi Ansor, NKRI dan Ahlusunnah Wal Jama’ah NU adalah harga mati.

Pedapat serupa dikatakan Sekretaris GP Ansor Kota Banjar, sekaligus Ketua Panitia, Ahmad Muhtar, S.Ag. Dirinya mengaku siap mendampingi ketua dalam menjalankan roda organisasi.

“Kami juga akan membuktikan Ansor Kota Banjar bisa menjadi Ansor terbaik se-Jawa Barat. Hal ini sudah kita buktikan dengan terbentuknya kepengurusan di tingkatan PAC dan ranting GP Ansor yang tersebar di 25 desa dan kelurahan yang ada di Kota Banjar,” kata Ahmad.

Kegiatan pelantikan sekaligus memperingati Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang dimulai pukul 19.30 WIB-00.00 WIB itu, dihadiri pula oleh Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Barat,Ketua MUI Kota Banjar, Kemenag Kota Banjar,Camat Langensari,pengurus, lembaga dan Banom NU, serta para jama’ah. (AM)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!