Rehab SDN 2 Paledah “Terkatung-katung”

31/01/2013 0 Comments

Padaherang, (harapanrakyat.com),- Pengerjaan perbaikan/ rehab dua ruang kelas milik SDN 2 Paledah belum selsai alias terkatung-katung. Pihak ketiga (rekanan) sebagai penanggungjawab pekerjaan, seolah tidak mau bertanggungjawab.

Kepala SDN 2 Paledah, Manisem, Senin (28/1), mengatakan, rehab dua kelas yang dikerjakan oleh CV. Alhikmah belum juga dirampungkan. Dia berharap, pihak rekanan tersebut agar segera menyelesaikan rehab sekolahnya sesuai dengan kontrak.

Senada dengan itu, Tedi, pelaksana yang memborong pekerjaan (nembok/ all in), mengatakan, pihaknya hanya memborong pekerjaannya saja. Di luar itu, kata dia, pihaknya enggan bertanggungjawab.

Tedi menjelaskan, urusan dana plafon untuk bajaringan, juga belum diselesaikan oleh pihak CV. Alhikmah, yang beralamat di Jl Tumaritis No 11 A RT 03 RW 05 Perum Griya Galuh Asri Kec. Baregbeg Kab. Ciamis.

Bahkan, kata Tedi, urusan terhadap para pekerja dan piutang ke warung di sekitar sekolah yang mencapai Rp. 250 ribu, belum diselesaikan. Tidak hanya itu, ketika dihubungi lewat telepon berkali-kali, pihak pengusaha tidak pernah mengangkatnya.

Tedi menambahkan, SDN 2 Paledah mendapatkan dana rehab sebanyak 2 lokal, dengan nilai anggaran sebesar Rp 146.570.000, yang bersumber dari DAK dan DAU tahun 2011 dan 2012, dengan masa kontrak hingga 27 Desember 2012.

“30 persen, atau sekitar Rp 40 juta lagi belum cair. Katanya sih pencairan itu terhambat lantaran laporan dari pihak pengusaha belum disampaikan ke Dinas,” paparnya.

Sementara itu, Kepala UPTD Pendidikan Kec. Padaherang, Ujang, mengaku kurang mengetahui pelaksanaan pekerjaan rehab di SDN 2 Paledah. Alasannya, selama pengerjaan berjalan, pihaknya tidak pernah mendapat pemberitahuan dari pihak rekanan dan sekolah.

Ujang menyesalkan, perusahaan yang tidak kompeten dan berkualitas bisa mendapat proyek pekerjaan dari Pemkab. Ciamis. Dia berharap, pada kesempatan lain, pengusaha yang asal-asalan tersebut tidak diberi kesempatan mendapatkan proyek pekerjaan.

“Jika sudah seperti ini, siapa yang mau bertanggungjawab. Terlebih, molornya rehab menjadi sorotan banyak pihak,” tegasnya.

Udin, wali siswa SDN 2 Paledah, mengaku prihatin dengan apa yang dialami pihak sekolah. Dia berharap, pemerintah Kab. Ciamis menindak tegas pihak rekanan yang tidak bertanggungjawab terhadap[ pekerjaan.

Sementara itu, ketika HR menghubungi telepon seluler CV. Alhikmah, untuk mengkonfirmasi keterlambatan pelaksanaan rehab SDN 2 Paledah, tidak kunjung ada jawaban.  (ntang)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!