(Audensi dengan DPRD Ciamis) Formuci Sikapi Wacana Pejabat Ciamis Langgar Etika dan Moral

20/02/2013 0 Comments

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Puluhan masa yang tergabung dalam Forum Mubaligh Ciamis (Formuci) mendatangi gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Selasa (19/2). Mereka menggelar audensi dengan DPRD Ciamis untuk menyampaikan aspirasi terkait pemberitaan di salah satu media massa yang menyebutkan adanya pejabat dan anggota DPRD Ciamis yang kedapatan di salah satu tempat hiburan di Tasikmalaya yang diduga tengah berhura-hura.

Puluhan masa yang tergabung dalam Forum Mubaligh Ciamis (Formuci) mendatangi gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Selasa (19/2).

Puluhan masa yang tergabung dalam Forum Mubaligh Ciamis (Formuci) mendatangi gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Selasa (19/2).

Ketua Formuci Ciamis, Ustad Rd. Dede Surachman Kartadibrata, saat beraudensi dengan DPRD Ciamis, mengatakan, tindakan moral yang dilakukan pejabat dan anggota DPRD Ciamis tidak mencerminkan sebagai pimpinan, karena berada di tempat hiburan malam.

“Perilaku dan juga tindakan tersebut bisa membawa dampak buruk terhadap pemerintahan yang di pimpinnya,” tegasnya.

Dede melanjutkan, dengan adanya kejadian itu, pihaknya meminta supaya DPRD Ciamis bisa melakukan tindakan terhadap pejabat eksekutif dan juga pejabat legislatif yang ikut dalam kegiatan tersebut. Karena jika dibiarkan, tanpa adanya tindakan jelas, akan menjadi preseden buruk terhadap citra pemerintahan kabupaten Ciamis.

“Kami sebagai masyarakat Ciamis yang berhak memberikan kontrol sosial terhadap pejabat pemerintahan dan juga DPRD Ciamis, merasa prihatin dengan penyimpangan yang jelas menyakiti masyarakat Ciamis, yang seharusnya penyimpangan tersebut tidak dilakukan oleh seorang pemimpin,”jelasnya.

Untuk itu, tegas Dede, kiranya DPRD Ciamis tidak berdiam diri dan masalah ini bisa segera diluruskan kembali.” Kami sebagai  masyarakat pemberi amanat kepada Anggota DPRD berhak mengingatkan dan menegur untuk segera mengambil sikap atau tindakan,” tegasnya lagi.

Dede juga menambahkan, dugaan penyimpangan yang telah dilakukan oleh pejabat dan anggota DPRD Ciamis yang kedapatan berada di tempat hiburan malam, dan ada salah satunya yang menggunakan kendaraan dinas, yang ditenggarai juga bersama wanita penghibur, jelas melanggar sumpah jabatan dalam menjaga etika dan moral dalam penyelenggaran pemerintahan. Juga melanggar sumpahnya untuk melaksanakan tata pemerintahan yang bersih dan baik.

Untuk itu, lanjut Dede, pihaknya mendesak agar ada tindakan tegas terhadap pejabat dan anggota DPRD tersebut. ” Kita juga meminta pimpinan DPRD sesegera mungkin untuk menggelar rapat paripurna, sebagai bentuk respons terhadap permasalahan ini,” imbuhnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Ciamis, H. Asep Roni, mengatakan, adanya permasalahan yang menyangkut pejabat dan anggota DPRD Ciamis, pihaknya akan segera mengambil tindakan dengan mengagendakan  rapat Badan Musyawarah (Banmus) secepatnya.

Asep melanjutkan, untuk mengungkap masalah tersebut, harus malalui tahapan, salah satunya melalui Banmus terlebih dahulu. Bahkan pihaknya pun meminta masyarakat ikut memantau kinerja DPRD dalam meluruskan masalah ini.

“Kita juga meminta agar semua pihak menahan diri, dan kami pun akan mengambil langkah untuk menyikapi permasalahan ini. Dan perlu digunakan pula azas praduga tak bersalah, karena kejadian itu belum tentu benar 100%. Nanti kita putuskan setelah menggelar rapat Banmus. Sampai tidaknya pada paripurna, kita lihat saja nanti setelah putusan rapat Banmus,” jelasnya.

Asep menambahkan, apabila ada salah satu anggota DPRD terbuki melakukan penyimpangan etika dan moral, jelas ada sanksi yang mengaturnya. Karena ada aturan yang mengatur tentang etika dan moral seorang anggota DPRD. Namun untuk aturan sanksi pejabat eksekutif, dirinya belum mengetahui aturannya. ” Nanti kita buka dulu aturannya seperti apa untuk pejabat eksekutif, karena kami juga belum jauh mengkaji soal ini,” terangnya.

Asep juga  mengatakan, BK sudah punya inisiatif mengambil tindakan sendiri dalam permasalahan ini. Bahkan pihaknya sudah meminta agar BK bekerja secara optimal dalam menyelesaikan setiap permasalahan yang menyangkut kasus anggota DPRD Ciamis.

Sementara itu, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Ciamis, Toto Tobari, S.IP.M.Si, mengatakan, pihaknya akan segera melakukan pemanggilan terhadap anggota DPRD Ciamis yang diduga melakukan penyimpangan berada di tempat hiburan dengan menggunakan kendaraan dinas DPRD.

“Besok kami akan memanggil anggota DPRD tersebut, untuk kita mintai keterangannya,”ungkapnya.

Toto juga mengungkapkan, pihaknya dalam menyikapi permasalahan ini, bukan karena adanya desakan yang dilakukan Formuci Ciamis kepada DPRD Ciamis. Karena sebelumnya, pihaknya pun telah menyikapi permasalahan ini, karena sudah tersebar luas dan menjadi opini masyarakat.

” Yang pasti, kami harus segera bertindak sesuai kapasitas sabagai Badan Kehormatan DPRD Ciamis,” katanya.

Bahkan, menurut Toto, tidak hanya kasus ini saja yang ditangani BK, akan tetapi seluruh permasalahan yang menyangkut anggota DPRD Ciamis, akan segera  diluruskan. ” Hal itu agar kinerja anggota DPRD  sesuai dengan kode etik dan sumpah jabatannya,” imbuhnya.

Hingga berita ini ditulis, HR belum berhasil menghubungi pejabat dan anggota DPRD Ciamis yang dituding terlibat dalam permasalahan ini. (es)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!