Empat Sindikat Curanmor Dibekuk Polisi

14/02/2013 0 Comments

Warga Ciamis diminta waspada dan tidak parkir sembarangan

Ciamis, (harapanrakyat.com),- Satuan Polisi Resor (Polres) Ciamis berhasil meringkus empat sindikat pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dan dua DPO (Daftar Pencarian Orang). Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan sebanyak 10 kendaraan bermotor.

Kapolres Ciamis, Witnu Urip Laksana S.Ik didampingi Kasat Reskrim Polres Ciamis, Shohet S.H., MH., Senin, (11/2), menuturkan, para tersangka, dua diantaranya penadah, Jenal bin Sulaeman, dan Supiaman Bin Muslim, satu penyalur Caceng Bin Acid.

Sedangkan satu orang lagi adalah merupakan tersangka utama yaitu Agus Suprianto alias Sapi, alias Doblang bin Waslam. Dan dua DPO yaitu Suryana alias Bajir warga Cibanten Kec Cimerak dan Bangbang alias Gatot.

Dalam pengembangan kasusnya, polisi menangkap pelaku utama di kediamannya, di  Dusun Ciheras Desa Sukaresik Kec. Sidamulih Kab Ciamis. Hal tersebut setelah tim penyelidik mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di kediaman tersangka ada kegiatan yang mencurigakan.

Modus pencurian yang dilakukan oleh tersangka, yaitu mengincar kendaraan khususnya roda dua yang terparkir di halaman rumah dan di tempat parkir lainnya, ketika pemilik motor lengah, dengan merusak kunci motor menggunakan kunci leter T.

“Empat tersangka ini adalah para pemain baru, dan sindikat antar kota. Karena ada juga beberapa TKP di wilayah hukum polres lain. Kita juga akan terus melakukan koordinasi dengan wilayah hukum polres lain,” ujarnya

Witnu menuturkan, pelaku utama akan dijerat pasal 363, tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Untuk tersangka penadah, dikenakan pasal 480, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara. Kemudian tersangka penyalur dikenakan pasal 481 dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Pada kesempatan itu, Witnu berharap, masyarakat terus waspada terhadap maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor. Dan harus ketika menyimpan atau memarkir kendaraan motor di tempat yang aman.

Pelaku Pembunuhan Terancam 20 Tahun Penjara

Sedangkan dalam kasus pembunuhan Ali bin Warji (45), pemilik Hotel Ali Beach dan Restaurant Pangandaran, tersangka Riki (21), karyawan Hotel, terancam hukuman 20 tahun penjara, sesuai dengan pasal 340  KUHP 388.

Menurut Witnu, tersangka melakukan pembunuhan karena kesal gajinya satu bulan tidak dibayar. Tepatnya Minggu jam 06.00, ketika itu korban sedang tidur dan pelaku mengambil pisau dari dapur kemudian menusuk korban.

Korba sempat melawan dengan memukul pelaku menggunakan guci. Namun luka yang dialami korban cukup parah, akhirnya korban meninggal saat akan dibawa ke puskesmas pangandaran. (dsw)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!