Seni Budaya Daerah Gantikan Program RSBI

07/02/2013 Berita Banjar , Pendidikan
Seni Budaya Daerah Gantikan Program RSBI

Banjar, (harapanrakyat.com).- Seiring dengan dihapusnya program Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) oleh Mahkamah Kontitusi (MK), Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, akan berupaya menciptakan  program yang sama sebagai pengganti.

Hanya saja program tersebut akan diaplikasikan pada bidang seni dan budaya daerah, dalam hal ini seni budaya Sunda di salah satu sekolah yang ada di Kota Banjar.

Untuk mencari sekolah mana yang paling menonjol pada satu bidang seni budaya daerah seperti degung, calung, angklung dan Waditra Sunda, maka akan dilakukan seleksi terlebih dahulu ke setiap sekolah, mulai dari tingkat SD, SMP dan SMA/SMK.

Hal itu dikatakan Kabid. Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, Anda Gandara, PK, S.Pd., ketika ditemui HR di ruang kerjanya, Kamis (31/1). Menurut dia, saat ini pihaknya sedang mencari sekolah yang unggul dalam bidang tersebut.

“Program ini nantinya diharapkan bisa menggantikan RSBI, namun dalam taraf seni dan budaya daerah. Kami akan mencari sekolah di setiap kecamatan. Apabila di salah satu kecamatan terdapat sekolah yang mampu menciptakan anak didiknya bisa bermain waditra degung dengan baik, didukung peralatan, tenaga pendidiknya, maka sekolah itu akan dijadikan sentra rujukan seni budaya bidang degung bagi semua sekolah. Begitu pula seni Sunda lainnya akan dijadikan unggulan di sekoah lain,” paparnya.

Anda menambahkan, sekolah yang akan dijadikan rujukan dalam salah satu bidang seni budaya daerah diharapkan nantinya bisa menggantikan sistem RSBI, tanpa ada kesenjangan. Karena, semua siswa yang cinta dan mampu di bidang tersebut, serta ingin mempertahankan budaya local, diperbolehkan untuk ikut.

Pihaknya juga mengharapkan agar para pelajar di Kota Banjar khususnya, tahu seluk-beluk budayanya sendiri. Sehingga, dengan sendirinya akan timbul ketertarikan dan cinta terhadap budaya daerahnya. (HND)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles