BKM Muktisari, Swadaya Tertinggi di Langensari

31/03/2013 0 Comments

Banjar, (harapanrakyat.com),- Upaya untuk mencerdaskan anak bangsa, warga di Lingkungan Langen, RW.01, Kelurahan Muktisari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, secara swadaya telah mampu membangun gedung Madrasah Diniyah (MD) dan PAUD yang cukup representatif.

Pembangunan gedung tersebut menelan biaya hingga mencapai Rp.115 juta, diantaranya Rp.85 juta hasil swadaya masyarakat, Rp.20 juta dari alokasi Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) tahap II tahun anggaran 2012, dan Rp.10 juta bantuan dari Walikota Banjar.

Menurut Koordinator Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Muktisari, Hartono, bahwa pihaknya bekerja sesuai fungsi dan prinsip-prinsipnya, kerjasama dengan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Guyub Rukun, dan masyarakat setempat, serta didukung pula oleh pemerintah, mulai dari tingkat kelurahan sampai pemerintah kota.

“Antusias warga memang sangat tinggi. Sarana prasarana ini akan dijadikan tempat untuk mencerdaskan anak bangsa, sebab itu merupakan tanggung jawab kita bersama. Dengan nilai swadaya setinggi itu sebetulnya bisa menularkan kepada wilayah lain dalam hal pembangunan, atau berbagai hal lainnya,” ujar Tono sapaan akrabnya, kepada HR, Sabtu (23/3).

Lebih lanjut dia mengatakan, selain untuk kepentingan belajar mengajar, bangunan juga bisa digunakan untuk kegiatan yang sifatnya umum. Pembangunan sarana pendidikan MD yang dimulai sejak Oktober 2012 lalu, merupakan penggali swadaya paling tinggi di Kecamatan Langensari.

Peresmian gedung rencananya akan dilaksanakan pada bulan Rajab, dan diresmikan oleh Walikota Banjar. Namun, menganai waktu tepatnya tergantung agenda Walikota. Untuk itu, dalam waktu dekat ini pihaknya akan menghadap terlebih dahulu guna menyampaikan permintaan tersebut.

Tono juga menyebutkan, bahwa pihaknya bekerja tidak hanya di bidang infrastruktur saja, tetapi bergerak pula di bidang ekonomi melalui pinjaman bergulir kepada masyarakat, dan bidang kesehatan.

“Selain bangunan I unit Madrasah Diniyah di RT 05 ini, bidang infrastruktur digulirkan pula untuk pembangunan 1 unit Madrasah Diniyah di RT 01 yang dibiayai dari PNPM 20 juta rupiah, sumbangan Walikota 15 juta rupiah, dan 45 juta rupiah dari swadaya masyarakat,” tuturnya.

Sedangkan, biaya pembangunan sarana prasarana kesehatan berupa I unit posyandu di RT 06, totalnya mencapai 75 juta rupiah, meliputi 10 juta rupiah dari PNPM, 20 juta rupiah dari provinsi, dan sisanya dari swadaya masyarakat.

Keberhasilan itu terwujud atas kerjasama antara BKM dengan KSM Guyub Rukun, KSM Karya Jaya, KSM Melati 3, masyarakat serta pihak pemerintah. Tono mengatakan, pihaknya berharap dengan tersedianya semua fasilitas tersebut dapat mencerdaskan anak bangsa dalam meningkatkan ukuwah Islamiah.

Sementara itu, Ketua KSM Guyub Rukun, Dedi Setiadi, berharap, dengan bangunan MD yang baru di RT 05, RW 06 itu, semangat belajar anak-anak juga akan semakin tinggi. Pasalnya, selama ini mereka belajar di teras mesjid, lokasinya tepat di samping bangunan MD.

“Kedepannya mudah-mudahan ada lagi swadaya dari masyarakat, atau pihak-pihak lain yang mau membantu untuk pembenahan halaman madrasah baru ini. Karena, dana yang kemarin tidak termasuk buat pembenahan halaman,” harap Dedi.

Pihaknya sangat berterima kasih kepada BKM Kelurahan Muktisari, sebab tanpa adanya dukungan dari BKM, bangunan madrasah tidak akan bisa berdiri semegah itu, dimana bagian lantainya semua menggunakan keramik. Semua bantuan diserahkan langsung kepada masyarakat tanpa ada potongan satu rupiah pun.

Bahkan, berdasarkan evaluasi tim fasilitator Kecamatan Langensari, bahwa kontruksi dan volume bangunan tersebut terbaik dan terbesar di wilayah Kecamatan Langensari. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!