Kawasan Lapang Bakti Jadi Area Parkir Khusus

31/03/2013 0 Comments

Banjar, (harapanrakyat.com),- Pengelolaan parkir di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Lapang Bakti rencananya akan dijadikan parkir khusus sebagai pengganti parkir khusus di RSUD Banjar, yang kini statusnya telah menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Kepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informatika, dan Parwisata (Dishubkominpar) Kota Banjar, Cecep Kusnadi, SIP., saat ditemui HR di ruang kerjanya, Senin (25/3), mengatakan, pihaknya juga akan melakukan uji petik mengenai potensi yang ada dari sektor perparkiran di kawasan Lapang Bakti.

“Pengelolaan parkir di kawasan tersebut tetap oleh UPTD Parkir. Rencananya kita jadikan parkir khusus karena lahannya tidak di pinggir jalan. Selain itu, pendapatan yang hilang dari parkir khusus di RSUD bisa diganti dari sini, meski pemasukannya tidak sebesar dari parkir khusus di RSUD,” katanya.

Sedangkan petugas parkir diserahkan kepada orang-orang dari lingkungan RW setempat. Menurut Cecep, semua petugas parkir di Lapang Bakti telah terdaftar, jumlahnya sebanyak 10 orang.

Meski belum ditetapkan sebagai lahan parkir khusus, namun hingga saat ini kontribusi dari perparkiran di Lapang Bakti sudah ada, hanya saja jumlahnya belum signifikan. Pihak UPTD Parkir sendiri belum bisa menetapkan berapa besaran target yang harus disetorkan para petugas setiap harinya.

Karena, besar kecilnya pendapatan dari sektor perparkiran tergantung pada faktor cuaca yang sangat mendukung. Melihat keramaian parkir di kawasan Lapang Bakti saat ini, suasananya tidak jauh beda dengan keramaian di Alun-alun Banjar. Jumlah kendaraan di lokasi parkir meningkat ketika cuaca cerah.

Namun tidak dipungkiri, dengan tersedianya lahan parkir di Lapang Bakti minimalnya dapat penambah retribusi dari sektor perparkiran. Untuk tahun 2013 ini, target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dibebankan kepada UPTD Parkir masih sama seperti tahun sebelumnya, yakni Rp.330 juta.

“Target PAD tahun 2012 alhamdulillah tercapai 100 persen lebih. Mudah-mudahan tahun ini juga bisa lebih, meskipun ada satu pemasukan yang hilang, yaitu dari parkir khusus RSUD Banjar. Tetapi kita juga terus berupaya menggali potensi-potensi untuk menambah PAD,” kata Cecep.

Dalam upaya menggali potensi PAD dari sektor perparkiran, saat ini pihaknya tengah mengoptimalkan satuan ruang parkir (SRP) di wilayah Langensari, karena di wilayah tersebut belum ada SRP.

Selain mengoptimalkan potensi yang ada, dibuatnya SRP juga untuk memfasilitasi para pengguna jasa layanan parkir di Langensari. Seperti halnya di wilayah yang termasuk perkotaan, misalnya depan pasar dan di kawasan Alun-alun. (Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!