Pasapon Berharap Masyarakat Sadar Kebersihan

07/03/2013 0 Comments
Sampah tampak berserakan di tengah Alun-alun Kota Banjar. Meski fasilitas tong sampah banyak dipasang di setiap sudut taman tersebut, tetap saja banyak pengunjung yang masih buang sampah sembarangan. Foto : Hendra Irawan/HR.

Sampah tampak berserakan di tengah Alun-alun Kota Banjar. Meski fasilitas tong sampah banyak dipasang di setiap sudut taman tersebut, tetap saja banyak pengunjung yang masih buang sampah sembarangan. Foto : Hendra Irawan/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com).- Masih minimnya tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan, membuat para petugas kebersihan/pasapon setiap harinya harus kerja keras membersihkan sampah yang berserakan di sejumlah fasilitas umum, salah satunya di Alun-alun Banjar.

Para petugas pasapon mengatakan, biasanya volume sampah akan meningkat pada waktu malam Minggu dan hari libur lainnya, atau saat ada acara hiburan, terlebih jika cuaca cerah. Kondisi cuaca seperti itu sudah dipastikan volume sampah di tempat tersebut akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Setiap hari petugas kebersihan di Alun-alun Banjar yang semuanya kaum perempuan, mulai bekerja sejak pukul 2 dinihari hingga pukul 12 siang. Jika saja masyarakat memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya, mungkin mereka tidak perlu waktu terlalu lama dalam membersihan taman.

“Bukan kami tidak mampu atau malas membersihkan semua sampah, tapi kalau masyarakat yang main di Alun-alun sadar kebersihan dan merasa memiliki tempat ini, tentu kami juga merasa terbantu. Memang beberesih sasapu sudah menjadi pekerjaan kami, tapi masyarakat jangan seenaknya buang sampah. Tempatnya sudah disediakan,” tutur salah seorang petugas pasapon yang namanya enggan dikorankan, Minggu (3/3).

Penyapu yang sudah hampir 3 tahun melakoni tugasnya ini tidak merasa jengkel apabila dirinya sedang menyapu, tetapi di depan matanya banyak orang membuang sampah sembarangan.

Ditemui di tempat yang sama, Dede (19), salah satu pengunjung Alun-alun Banjar, membenarkan bahwa memang sampah akan terlihat berserakan bila sudah ada acara hiburan atau kegiatan lain.

Dia mengaku sering merasa kasihan melihat sejumlah ibu-ibu petugas pasapon harus membersihkan sampah begitu banyak. “Makanya saya tidak pernah buang sampah sembarangan, apalagi tempat sampah sudah banyak tersedia di sini,” kata Dede.

Lain halnya dengan Ucu (32), pengunjung lainnya. Menurut dia, tempat sampah letaknya terlalu jauh dari tempat duduk yang ada di kawasan itu, sehingga sampah bekas makanan atau minuman sering dibuang di tempat tersembunyi, misalnya diselipkan diantara tanaman hias.

“Tempat sampahnya jauh, harus jalan dulu, jadi diselipkan saja di bawah tanaman hias, nantinya juga ada yang beberesih,” kata Ucu.

Sebetulnya, fasilitas tong sampah banyak dipasang di setiap sudut Alun-alun Banjar oleh Dinas Cipta Karya, Kebersihan, Pertamanan dan Lingkungan Hidup Kota Banjar. Tujuannya agar pengunjung tidak kesulitan saat akan membuang sampah. Namun, tetap saja masih banyak pengunjung yang membandel buang sampah sembarangan. (HND)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!