Gubernur Lantik Bupati Garut Pengganti Aceng Fikri

11/04/2013 0 Comments
Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, saat melantik Bupati Garut, Agus Hamdani, pada sidang paripurna istimewa di DPRD Kabupaten Garut, belum lama ini. Foto : Humas Pemprov Jabar

Gubernur Jabar, Ahmad Heryawan, saat melantik Bupati Garut, Agus Hamdani, pada sidang paripurna istimewa di DPRD Kabupaten Garut, belum lama ini. Foto : Humas Pemprov Jabar

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan melantik Bupati Garut Agus Hamdani sisa masa jabatan 2009-2014 melalui sidang paripurna istimewa di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Garut, belum lama ini.

Agus Hamdani yang menjabat sebagai Wakil Bupati Garut dilantik untuk menggantikan bupati Garut sebelumnya, Aceng HM Fikri yang diberhentikan dari jabatannya karena pernikahan siri yang dinilai telah melanggar undang-undang.

“Pengangkatan Bupati Garut ini sesuai peraturan pemerintahan, menetapkan atau mengusulkan bupati definitif sampai masa jabatannya,” kata Gubernur dalam sambutannya.

Ia berharap, Agus Hamdani dapat melaksanakan tugasnya sebagai Bupati Garut dengan baik dan amanah untuk kepentingan rakyat. Terutama, kata Heryawan, Bupati Garut dapat mempercepat pembangunan daerah terpencil dan perkotaan serta meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Saya percaya bupati Garut dapat mengemban amanah jabatan dan melaksanakan tugas sebaik-baiknya penuh tanggung jawab,” kata gubernur.

Sementara itu pelantikan bupati dihadiri anggota DPRD, pejabat birokrasi, TNI/Polri, dan perwakilan masyarakat, juga dihadiri mantan Bupati Garut, Aceng HM Fikri.

Selanjutnya Heryawan berharap agar Bupati Garut yang baru saja dilantik mampu memimpin penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Garut selama sisa masa jabatan ke depan.

“ Saya minta kepada Bupati agar segera merekondisi situasi politik di Kabupaten Garut lebih kondusif, terutama menjelang akan diselenggarakannya Pilkada Kabupaten Garut pada bulan September 2013 serta persiapan menghadapi  Pemilu Legislatif  dan Pemilu Presiden Tahun 2014 mendatang,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu juga Heryawan meminta kepada Bupati, agar dapat fokus pada upaya mengarahkan semua kekuatan pemangku kepentingan di Kabupaten Garut  kepada penyelenggaraan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat yang ditunjang oleh peningkatan profesionalisme birokrasi serta  political will yang mantap, tulus dan ihklas.

Sehingga, sambung Heryawan, hasil dari penyelenggaraan pemerintahan dapat berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelayanan yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat secara menyeluruh.

Selain itu, Heryawan berharap agar Pemkab Garut memperhatikan hal-hal seperti mempercepat pembangunan di daerah terpencil dan terisolir terutama terkait dengan penyediaan sarana dan prasarana infrastruktur wilayah perdesaan.

“Memperbanyak fasilitas pelayanan publik, termasuk di dalamnya fasilitas pejalan kaki dan tempat penyebrangan, kelengkapan rambu lalu lintas untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, menyiapkan ruang publik yang lebih banyak dan nyaman, serta penyediaan sarana olahraga atau tempat berkumpul untuk melakukan berbagai aktivitas bagi masyarakat,” pintanya.

Menurut Gubernur, perlunya membangkitkan kembali komoditas asli Kabupaten Garut, diantaranya Jeruk Garut, Domba Garut, Batik Garutan, jaket kulit, makanan khas garut dan lain-lain. Juga melakukan penertiban PKL dengan baik, teratur dan tanpa ekses, selain dari itu, agar difungsikan dan maksimalkan kembali keberadaan obyek wisata alam yang ada di Kabupaten Garut.

“ Seperti pemandian air panas, optimalisasi kawasan wisata air panas kawah darajat, Pantai Ranca Buaya, Ciheulang dan Pameungpeuk sehingga menjadi tujuan objek wisata bertaraf nasional dan Internasional, serta ditunjang oleh pengembangan produk kreatifitas KUMKM khas Kabupaten Garut,” terangnya.

Pengangkatan Bupati Garut tersebut sebelumnya diajukan oleh DPRD Garut melalui sidang paripurna. Selanjutnya DPRD mengajukan pengangkatan wakil Bupati Garut, Agus Hamdani untuk menjadi bupati Garut kepada Kementerian Dalam Negeri melalui gubernur.

Pengajuan tersebut disetujui dan ditandatangani Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi kemudian diserahkan kepada Gubernur yang berhak melantik jabatan bupati. “Pengangkatan bupati ini telah melalui proses, dan proses itu sudah dilakukan hingga bupati ditetapkan melaksanakan tugasnya setelah dilantik,” kata ketua DPRD Garut, Ahmad Badjuri.***

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!