Kawasan Situ Leutik Tidak Terawat

24/05/2013 0 Comments
Kawasan Situ Leutik Tidak Terawat

Bangunan kirmir tebing yang ambrol menyebabkan saluran air menjadi terhambat. Foto diambil Minggu, (19/5).

 

Kirmir Ambrol & Jalan Utama Dipenuhi Ilalang

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Situ Leutik merupakan aset Pemerintah Kota Banjar, sehingga siapa pun berhak memeliharanya, namun semua itu tidak terlepas dari konsep tujuan awal perencanaan, yakni pemenuhan kebutuhan air baku, pemenuhan kebutuhan air irigasi, serta sebagai areal perikanan. Selain itu, keberadaan Situ Leutik di Desa Cibeureum, Kec/Kota Banjar berpotensi pula sebagai sarana rekreasi.

Namun sayang, saat ini kawasan di sekitar lokasi situ terlihat tidak terawat. Rumput liar tumbuh subur di sepanjang jalan utama menuju situ. Bahkan, sebagian bangunan kirmir ambrol akibat adanya tebing yang longsor.

Solihin, salah seorang warga, saat dijumpai HR, Minggu (19/5), mengatakan, rumput ilalang hampir menutupi badan jalan. “Bila tidak ada masyarakat yang memanfaatkan rumput tersebut, mungkin akses jalan menuju situ sudah tertutupi. Untung saja masyarakat memanfaatkannya untuk kebutuhan pakan ternak,” ujar Solihin.

Hal senada diungkapkan Ruhiat, warga lainnya. Menurut dia, akibat adanya bagian kirmir yang ambrol, maka saluran air di sekitar tebing menjadi tersumbat oleh longsoran tanah. Namun, hingga saat ini belum juga ada pihak terkait melakukan pembenahan di lokasi tersebut.

“Sangat disayangkan, pembangunan Situ Leutik yang menelan biaya miliaran rupiah itu kini malah seolah dibiarkan tidak terurus. Sebetulnya siapa yang bertanggung jawab dalam pengelolaannya. Padahal, kalau dikelola secara optimal, keberadaan Situ Leutik akan banyak manfaatnya, terutama bagi masyarakat di sekitar lokasi. Mudah-mudahan Pemkot Banjar segera mengambil langkah untuk mengoptimalkan pemanfaatan Situ Leutik,” kata Ruhiat. (PRA)

 

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!