Warga Keluhkan PJU Jl. Kapten Jamhur Padam

02/05/2013 0 Comments

Dinas PU janji lakukan pengecekan ke lokasi

Jl. Kapten Jamhur terlihat gelap akibat sejumlah lampu penerang jalan umum (PJU) yang ada di jalan tersebut padam sejak beberapa hari lalu. Poto diambil Selasa (30/4). Foto : Pepep Riswanto Akbar/HR.

Jl. Kapten Jamhur terlihat gelap akibat sejumlah lampu penerang jalan umum (PJU) yang ada di jalan tersebut padam sejak beberapa hari lalu. Poto diambil Selasa (30/4). Foto : Pepep Riswanto Akbar/HR.

Banjar, (harapanrakyat.com),- Matinya sejumlah lampu penerang jalan umum (PJU) yang ada di Jl. Kapten Jamhur sejak beberapa hari lalu dikeluhkan para pengguna jalan, maupun warga sekitar.

Rahmat, salah seorang pengguna jalan, mengaku, matinya lampu PJU di beberapa titik sangat mengganggu penglihatannya ketika sedang mengemudi kendaraan dimalam hari. “Hal ini tentu sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kecelakaan,” keluhnya, Senin (29/4).

Bukan hanya itu saja,kata Rahmat, kendaraan yang melintas di Jl. Kapten Jamhur cukup ramai, dan salah satu lampu PJU padam berada tepat di depan sebuah mesjid. Sehingga, pengemudi kendaraan harus lebih berhati-hati saat melintas.

Pendapat serupa diungkapkan Feri, warga sekitar. Menurut dia, bila lampu PJU terlalu lama dibiarkan padam, selain dapat menimbulkan kecelakaan lalu-lintas, juga bisa menyebabkab rawan terjadi kejahatan.

“Faktor kejahatan bisa saja terjadi akibat minimnya penerangan. Jadi warga yang rumahnya berada di pinggir jalan merasa sedikit was-was dengan matinya lampu PJU ini. Saya berharap sebaiknya pemerintah terkait segera memperbaiki jaringan lampu tersebut, agar warga merasa aman, nyaman, dan tidak terjadi kecelakaan lalu-lintas bagi pengguna Jalan Kapten Jamhur,” harap Feri.

Terkait dengan permasalahan padamnya sejumlah lampu PJU di Jl. Kapten Jamhur, Kabid. Pertambangan dan Energi Dinas PU Kota Banjar, Anang Sutejo, ST., saat ditemui HR, Selasa (30/4), mengaku pihaknya baru mengetahui mengenai hal itu.

Menurutnya, penyebab padamnya fasilitas tersebut biasanya akibat adanya konsleting di bagian saklar. Namun, bisa juga akibat tidak ada orang yang menyalakan saklarnya.

“Tapi untuk memastikan penyebabnya kami akan langsung mengecek ke lokasi. Dan kami juga sangat berterima kasih atas informasinya. Sekarang juga akan dicek ke sana,” kata Anang. (PRA/Eva)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply