Warga Bangunsari Ciamis Tagih Janji Kontraktor BBI

26/06/2013 0 Comments
Warga Bangunsari Ciamis Tagih Janji Kontraktor BBI

Warga lingkungan Bangunsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, membentangkan spanduk bentuk kekecewaan terhadap kontraktor BBI. Foto Diambil Minggu (23/6).

Ciamis, (harapanrakyat.com), –

Warga lingkungan Bangunsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan/Kabupaten Ciamis mempertanyakan  komitmen 3 kontraktor Balai Benih Ikan (BBI) Ciamis, yang menjanjikan perbaikan jalan di lingkungan tersebut pada 2010 silam.

Mereka menilai, kerusakan jalan lingkungan adalah akibat penggunaan sebagai akses utama pengangkutan bahan material ke BBI Ciamis yang berlokasi di  Dusun Cipaku, Desa  Sukamaju, Kecamatan Baregbeg pada tahun 2009-2010. 3 kontraktor  BBI yang sudah menandatangani perjanjian dengan warga  tersebut yakni  PT. Sari Karya Mukti Wibawa, PT. Sari Bhakti Utama, dan CV. Surya Perdana.

Pihak kontraktor, kata warga, sudah beberapa kali melakukan perjanjian di atas materai dalam kurun waktu 2010 hingga tahun 2011 untuk melakukan perbaikan jalan. Namun hingga kini ketiga kontarktor tersebut belum bisa merealisasikan janjinya.

“Akhirnya  karena kesal sejak dua minggu yang lalu kami membuat spanduk soal jalan rusak tersebut,” ungkap Ketua RT  06/RW 06 lingkungan Bangunsari, Kuswan Kepada HR, Minggu (23/06).

Kuswan  mengatakan, kerusakan jalan tersebut kerap memakan korban  yang rata-rata dialami oleh para siswa SMK LPS 1 dan 2  di mana lokasi jalan rusak tersebut persis  di depan sekolah tersebut.

“Kami pertanyakan hasil kesepakatan dulu antara warga dan ketiga kontraktor tersebut. Jalan ini tidak hanya mereka gunakan pada 2010, pembangunan jembatan di sekitar BBI  pada 2012 pun masih menggunakan jalan ini untuk perlintasan pengangukutan materialnya,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kuswan, ketua RW 06 Lingkungan Bangunsari, Budi Nugraha menyatakan hal senada. Budi mengatakan, warganya kerap mengeluhkan soal jalan rusak yang diakibatkan pembangunan BBI tersebut. Dia pun mengaku telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan Maleber. Kuswan dan Budi berharap pihak kontraktor bertanggungjawab dan segera merealisasikan janji mereka.

Sementara itu, Lurah Maleber, Drs. Yayat Supriatna mengatakan, masalah tersebut memang telah terjadi sejak lama, bahkan sebelum dirinya menjabat sebagai Lurah Maleber. Yayat mengatakan, pihaknya sudah  melayangkan surat ke Dinas Kelautan dan Perikanan Ciamis tentang kerusakan jalan tersebut pada 24 Juni 2011, namun belum ada tindaklanjut dari pihak terkait.

“Kami meminta DKP untuk memfasilitasi warga dengan ketiga Kontraktor BBI tersebut supaya ada solusi segera untuk menyelesaikan masalah ini agar tidak berlarut-larut,”ungkapnya, Senin (24/06)

Saat akan dimintai keterangan, direktur CV. Surya Perdana (salah satu dari 3 kontraktor-red) Beni Sobandi, belum berhasil ditemui. Begitupun saat HR menghubungi melalui ponsel dan mengirim pesan singkat, Beni tidak memberikan balasan.(DK/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!