Polres Banjar: Tindak Tegas Pengusaha Odong-odong Mobil

11/07/2013 0 Comments
Polres Banjar: Tindak Tegas Pengusaha Odong-odong Mobil

Salah satu odong-odong mobil yang ada di Kota Banjar. Foto: Dok HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Menanggapi seringnya kendaraan Odong-odong mobil terlihat berkeliaran di jalan perkotaan di Kota Banjar, Kasat. Lantas Polresta Banjar, AKP. T. Ruhiadi Widodo, SH., menegaskan, pihaknya akan menertibkan dengan melakukan tindakan tegas terhadap pengusaha kendaraan tersebut.

Bahkan, bukan hanya permasalahan operasional Odong-odong mobil saja yang ditertibkan, namun dirinya juga berjanji akan membenahi lalu-lintas di Kota Banjar. Razia kendaraan tak berijin itu akan digelar pada awal-awal Ramadhan, setelah sebelumnya direncanakan akan digelar hari Selasa (9/7) kemarin.

“Saya sudah perintahkan kepada KBO dan anggota untuk menertibkan, menilang Odong-odong mobil, bawa kendaraannya ke sini. Belum lama ini pernah ada pengusaha Odong-odong menghadap saya, memberikan sejumlah uang yang katanya jatah buat Kasat Lantas, tapi saya tolak. Pengusaha apa pun kalau mau menghadap saya, saya tolak. Karena kalau mau menghadap, itu ada apa-apanya. Kalau legal silahkan saja,” kata AKP. T. Ruhiadi Widodo, SH., yang belum lama menjabat Kasat Lantas di Polresta Banjar.

Dia juga menegaskan, siapa pun yang ada di belakangnya, atau yang jadi beking pengusaha Odong-odong mobil maupun pengusaha lainnya, tetap akan ia tertibkan, selama hal itu melanggar hukum. “Bila merasa keberatan, berhadapan dengan saya, saya tidak akan takut, karena saya tidak ingin ada su’udzon dari masyarakat,” ucapnya.

Lanjut Widodo, Odong-odong mobil yang terlihat begitu bebasnya berkeliaran di jalan-jalan utama perkotaan memang dinilai sudah melanggar aturan. Selain itu, juga telah mengganggu kelancaran lalu-lintas dan menimbulkan rawan terjadinya kecelakaan, baik penumpang Odong-odong sendiri maupun pengguna kendaraan lain.

Terlebih sekarang ini memasuki bulan Ramadhan, jangan sampai Odong-odong pajeulit dengan masyarakat yang tengah ngabuburit. Hal itu tentu dapat mencelakakan para pengguna jalan.

“Itu sama saja mencari uang tapi tidak menghirauakan keselamatan orang lain. Sebetulnya beberapa kali saya sudah panggil Kabid. Lalin Dishub, tapi dia tidak mau datang juga. Harusnya kan yang lapor masalah Odong-odong itu Dishub, bukan malah pengusahanya. Dan, perlu diketahui pula, selama saya bertugas di sini, saya akan benahi lalu-lintas di wilayah Kota Banjar,” tegasnya. (Eva/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply