Rumah Ambruk di Barebeg. Wabup Ciamis Beri Santunan

05/07/2013 0 Comments
Rumah Ambruk di Barebeg. Wabup Ciamis Beri Santunan

Wakil Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin, saat memberikan santunan kepada korban rumah ambruk di Dusun Desa, Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Kamis (4/7). Foto: Heri Herdianto/HR

Baregbeg,(harapanrakyat.com),-

Wakil Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin, Kamis (4/7), meninjau lokasi rumah ambruk di Dusun Desa RT 06/RW 08 Desa Saguling, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis. Iing pun memberikan santunan kepada korban rumah ambruk sebagai rasa prihatinnya atas musibah tersebut.

Saat meninjau ke lokasi rumah ambruk, Iing mengatakan, pemberian bantuan berupa uang tunai sebesar Rp. 1,5 juta itu merupakan bentuk keprihatinannya atas nama Wakil Bupati dan Pemerintah Kabupaten Ciamis.” Bantuan ini salah satu bentuk perhatian Pemkab Ciamis terhadap masyarakat miskin yang terkena musibah,”katanya.

Iing menambahkan, santunan tersebut semata-mata untuk membantu dan meringankan beban korban, di tambah lagi korban merupakan keluarga yang tidak mampu. Dia juga berharap, uang santunan yang tidak besar itu bisa digunakan untuk membeli bahan matrial sebagai uang tambahan untuk membangun rumah baru.

“Semoga bantuan ini bermanfaat, gunakan uang ini untuk keperluan yang penting dahulu,” kata Iing ketika menyerahkan santunan tersebut kepada keluarga korban.

Sementara itu, Dedeh (27), pemilik rumah ambruk mengucapkan terimakasih atas santunan tersebut. “Saya ucapkan terimakasih dengan adanya santunan ini, dan uang ini akan saya gunakan untuk tambah-tambah membangun kembali rumah yang ambruk,” ujarnya.

Sebelumnya, rumah milik keluarga Dodi (30) dan istrinya Dedeh (27), warga Dusun Desa RT 06/RW 08, Desa Saguling Kecamatan Baregbeg. mendadak ambruk, Rabu (03/07), sekitar pukul 05.00 WIB. Diduga ambruknya bangunan yang berkonstruksi kayu dan bambu tersebut, karena kondisinya sudah lapuk di makan usia.

Dodi menuturkan, kejadian tersebut begitu singkat, berawal ketika istrinya sedang memasak pada pukul  5 pagi. Namun tiba-tiba, dia dikejutkan dengan suara gemuruh yang ternyata berasal dari dinding rumah yang ambruk.

“Terdengar suara retakan kayu bagian atas rumah mau ambruk, istri saya langsung pergi ke ruang tamu dan cepat-cepat memangil saya untuk keluar. Untung kita berdua bisa keluar, walaupun sempat panik  akibat pintu keluar sempat macet susah buka. Tapi Alhamdulilah kita berdua bisa selamat, karena berhasil keluar sebelum rumah hancur rata dengan tanah,” terangnya. (Heri/R2/HR-Online)

 

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply