Tarling Pertama Bupati Engkon, Sambangi Mesjid “Tak Berpintu”

16/07/2013 1 Comment
Tarling Pertama Bupati Engkon, Sambangi Mesjid “Tak Berpintu”

Bupati Ciamis, H. Engkon Komara

Ciamis,(harapanrakyat.com),-

Kondisi Mesjid Nurul Falah di Dusun Cirahab, Desa Bendasari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, yang bangunan belum rampung. Bupati Engkon, saat menggelar tarling perdananya di mesjid ini, memberikan bantuan uang sebesar Rp. 5 juta dan semen 200 sak, Senin malam (15/07).  Foto: Dicky Heryanto Adjid/HR

Kondisi Mesjid Nurul Falah di Dusun Cirahab, Desa Bendasari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, yang bangunannya belum rampung. Bupati Engkon, saat menggelar tarling perdananya di mesjid ini, memberikan bantuan uang sebesar Rp. 5 juta dan semen 200 sak, Senin malam (15/07). Foto: Dicky Heryanto Adjid/HR

Memasuki hari ke enam puasa, Bupati Ciamis, H. Engkon Komara, menggelar kegiatan tarawih keliling atau Tarling pertama di Bulan Ramadhan 1443 H. Engkon menyambangi mesjid ‘tak berpintu’ alias mesjid setengah jadi, di Dusun Cirahab, Desa Bendasari, Kecamatan Sadananya, Senin malam (15/07).

Mesjid itu adalah Mesjid Nurul Falah yang baru direnovasi sejak tiga tahun lalu. Mesjid Jami yang berstatus sebagai mesjid desa tersebut, tak mempunyai pintu masuk, bahkan jendela. Lantai ubin pun hanya setengah dari luas mesjid tersebut. Maklum pembangunan renovasi mesjid tersebut baru rampung 50%.

Dalam sambutannya, setelah melangsungkan sholat tarawih berjamaah, Bupati Engkon, secara spontan memberikan uang tunai sebesar Rp. 5 juta  dan semen sebanyak 200 sak. “Untuk penerangan lampu neonnya, nanti menyusul,” kata Engkon, yang disambut tepuk tangan ratusan jemaah.

Engkon mengatakan, penghargaannya kepada masyarakat Desa Bendasari, dengan komitmen tinggi bergotong royong merenovasi mesjid tua tersebut. “Harus terus dipupuk silaturahmi dan gotong royong, kami doakan, semoga cepat rampung renovasi mesjid ini,” ujar Engkon.

Ditemui terpisah, Ketua DKM Mesjid Nurul Falah, H. Rohaeli, mengatakan, pelaksanaan Tarling Bupati Ciamis tersebut dan adanya pemberian bantuan, membawa dampak kepercayaan diri masyarakat untuk terus berupaya merampungkan renovasi mesjid tersebut.

“Dari sejak saya kecil, mesjid ini sudah berdiri, sekarang masuk ke tahap ke dua renovasinya. Ancang-ancang biaya Rp. 1,3 Milyar untuk membereskan mesjid ini, tetapi baru terkumpul Rp. 650 Juta dari masyarakat dan bantuan lainnya,” ungkap pria berusia 60 tahun tersebut, kepada HR, usai sholat tarawih. (DK/R2/HR-Online)

About author

Related articles

1 Comment

  1. @rudi July 17, at 22:04

    asa rada pantes mun zona 4 gabung ka banjar atawa nyieun kota mun teu kabupaten ah sah sah wae ari di tempuh secara prosedur mah da ek naon ka ciamis ge tarling ge teu datang bupati na cenah mah sekda nu datang na da ari rakyat mah nyaho na bupati lain sekda tewewewww gejlig ah mangga permiosssssss

    Reply

Leave a Reply