Akibat Jalan Rusak, Jumlah Wisatawan Batukaras Menurun Signifikan

19/08/2013 0 Comments
Akibat Jalan Rusak, Jumlah Wisatawan Batukaras Menurun Signifikan

Objek wisata pantai Batukaras di Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, tampak tidak seramai masa liburan lebaran tahun sebelumnya, yang selalu dipadati wisatawan. Menurunnya jumlah wisatawan disebabkan dari rusaknya infrastruktrur jalan menuju kawasan objek wisata tersebut. Foto Entang Saeful Rachman/HR

Cijulang, (harapanrakyat.com),-

Selama libur lebaran tahun ini, jumlah wisatawan yang berlibur ke objek wisata pantai Batukaras di Kecematan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, mengalami penurunan sekitar 20% dari tahun sebelumnya. Penurunan wisatawan ini diakibatkan dari akses jalan menuju objek wisata Batukaras mengalami kerusakaan yang cukup parah.

Dari pantauan HR, kerusakan jalan menuju objek wisata pantai Batukaras sudah mulai tampak di daerah Cikembulan Kecamatan Sidamulih hingga ke kawasan objek wisata Batukaras. Akibat jalan rusak, jarak tempuh dari Pangandaran-Batukaras, apabila menggunakan mobil, bisa menghabiskan waktu sekitar 2 jam.

Padahal, jika dilihat dari jarak, kurang lebih sekitar 15 Km dari Pangandaran- Batukaras. Sebelum jalan tersebut belum mengalami kerusakan parah, dari Pangandaran menuju Batukaras, paling lama hanya menghabiskan waktu kurang lebih sekitar 45 menit.

Menurunnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Batukaras, otomatis berdampak terhadap pendapatan retribusi wisata yang mengalami penurunan dari tahun sebelumnya. Kondisi tersebut dikeluhkan oleh Kepala UPTD Dinas Parawisata, Perindagkop dan UKM, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Andang.  Menurutnya, baru kali ini terjadi penurunan wisatawan yang cukup signifikan.

“Tahun sebelumnya belum pernah seperti ini. Kalau pun ada penurunan, paling tidak seberapa. Tetapi, untuk tahun ini, penurunannya sangat drastis,” ujarnya, kepada HR, Senin (19/8). Menurut Andang, tidak hanya Batukaras saja yang mengalami penurunan wisatawan, tetapi hal yang sama pun dialami objek wisata alam Greend Canyon atau Cukang Taneuh.

Andang juga mengungkapkan, terjadinya penurunan jumlah wisatawan disebabkan dari kondisi infrastuktur jalan yang rusak serta tengah dibangunnya jalan menuju akses pariwisata yang berada di Kecamatan Cijulang. Terlebih lagi, diberlakukan sistem buka tutup di sepanjang jalan menuju ke arah wisata.

“Karena sebagian jalan sedang dalam tahap pengecoran. Adapun untuk memutar ke jalur  lain menuju ke kawasan wisata Batukaras, para wisatawan mesti menambah jarak perjalanan sejauh 4 km, dan itu pun hanya bisa dilalui oleh kendaraan kecil saja. Sedangkan kendaraan seperti bus, tidak bisa melewati jalur alternatif tersebut,”ungkapnya.

Andang pun berharap, pengerjaan pembangunan jalan Pangandaran-Cijulang bisa dipercepat. Sebelum bulan Desember diharapkan sudah tidak ada lagi pengerjaan jalan. Dan  infrastruktur jalan menuju Batukaras pun sudah selesai diperbaiki. Karena, di saat liburan natal dan tahun baru, dipastikan akan terjadi lonjakan wisatawan yang akan berkunjung ke Batukaras dan Greand Canyon.

“Kita sangat berharap pada bulan Desember pengerjaan jalan sudah selesai. Kalau belum selesai, dipastikan jumlah wisatawan kembali akan terjadi penurunan. Karena yang dikeluhkan wisatawan saat ini, yakni soal jalan rusak yang berakibat terhadap waktu tempuh perjalanan yang memakan waktu yang cukup lama,” pungkasnya. (Ntang/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!