Gubernur Akan Bahas Kredit Cinta Rakyat di Pasar Ciamis

31/08/2013 0 Comments
Gubernur Akan Bahas Kredit Cinta Rakyat di Pasar Ciamis

Foto Ilustrasi Program KCR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Pada sesi dialog bersama Gubernur Jabar, Ahmad Heryaman, dalam acara “Gerebek Pasar” yang digelar di Pasar Manis Ciamis, Sabtu hari ini (31/8) pukul 08.00 WIB, agenda utamanya adalah membahas mengenai program Kredit Cinta Rakyat (KCR) yang diluncurkan Pemprov Jabar untuk membantu permodalan para pelaku usaha.

Keistimewaan program KCR ini, yakni  memberikan suku bunga yang rendah dibandingkan dengan suku bunga pinjaman lainnya di perbankan. Sampai sekarang sudah ratusan miliar anggaran disediakan untuk program KCR tersebut.

Ketua  Koperasi PWI Jawa Barat, Dadang Hermawan, mengatakan, pihaknya terdorong untuk melakukan kegiatan gerebek pasar, agar program yang sudah digulirkan Pemprov Jawa Barat bisa diketahui oleh para pelaku usaha.

“Kita ingin, program KCR misalnya, tersosialisasikan dengan baik kepada pelaku usaha. Sehingga pelaku usaha bisa tahu dan mendapatkan  informasi bagaimana cara mendapatkan KCR,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Sekretaris Koperasi PWI, Irwan Natsir menambahkan, selain soal KCR, dalam acara gerebek pasar, pihak Bank bjb juga akan menyampaikan berbagai fasilitas pembiayaan dan pinjaman kepada pelaku usaha. “Direktur Utama Bank bjb akan hadir bersama Gubernur menyampaikan fasilitas pinjaman yang bisa diakses pelaku usaha,” katanya.

Sebagai bank yang dimiliki oleh sahamnya sebagian besar oleh pemerintah daerah, kata Irwan Natsir, memiliki komitmen untuk mendorong perekonomian masyarakat untuk terus tumbuh dan berkembang.

“Maka, para pelaku usaha juga diberikan kesempatan berdialog langsung dengan direksi bank BJB menyangkut masalah permodalan. Silakan nanti pelaku usaha bertanya langsung tentang masalah pinjaman dan sebagainya,” ujarnya.

Acara gerebek pasar, merupakan program yang dibuat Koperasi PWI untuk mendekatkan pelaku usaha dengan perbankan. Pihak perbankan sengaja didatangkan ke pasar untuk menyampaikan langsung masalah fasilitas pembiayaan dan pinjaman.  Harapannya, para pelaku usaha semakin mudah mendapatkan informasi soal permodalan.

Kata Irwan Natsir, manakala pelaku usaha bisa tetap eksis dalam menjalankan usahanya, bahkan bisa maju, sangat berdampak kepada ekonomi masyarakat. Karena, selain membuka lapangan pekerjaan, juga meningkatkan daya beli masyarakat.

“Pasar merupakan salah satu indicator untuk melihat perkembangan ekonomi satu daerah. Sehingga, pemilihan pasar sebagai lokasi acara gerebek pasar, bagian dari mendorong pasar-pasar tradisional tetap berkembang terus,” katanya.

Dalam acara gerebek pasar tersebut, juga menyediakan doorprize dan souvenir, yang diberikan secara gratis. Acara gerebek pasar sebelumnya diselenggarakan Koperasi PWI bekerjasama dengan Bank BJB di Pasar PGC, Kota Cirebon awal Juli lalu dengan menghadirkan Wakil Gubernur H. Deddy Mizwar. Direncanakan, nanti di pasar-pasar kabupaten/kota lain acara serupa akan dilaksanakan. (Bgj/R2/HR-Online)

 

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply