Komunitas Seni Kawali Gelar Gebyar Ramadhan

05/08/2013 0 Comments
Komunitas Seni Kawali Gelar Gebyar Ramadhan

Pementasan Seni dan Budaya pada acara gebyar ramadhan di Kawali. Foto; Heri Herdianto/HR

Kawali, (harapanrakyat.com),-

Dalam rangka memupuk semangat ber-fastabiqul koirot atau berlomba-lomba dalam kebaikan di bulan Ramadhan, komunitas Seni budaya tradisional Kawali menggelar kegiatan gebyar Ramadhan.

Gelaran acara tersebut diberi tema “Menumbuhkan semangat keislaman di bulan penuh berkah dengan seni budaya islam”. Acara yang diselenggarkan dari tanggal 3 sampai 7 Agustus 2013 itu berlangsung cukup meriah.

Ketua Panitia, Karyan (yang juga Guru Karawitan SMPN 1 Kawali), mengatakan, gebyar Ramadan kali ini merupakan acara yang baru digelar di Kawali. Tujuannya untuk menggali, menumbuhkembangkan dan melestarikan seni budaya tradisional yang berbasis religi sebagai bagian dari pilar budaya bangsa.

Menurut Karyan, acara tersebut memadukan sebuah tarian religi, Pildacil serta penampilan musik tradisional. “Ini merupakan salah satu kegiatan yang baru digelar di Kawali. Dan mudah-mudahan dapat diselenggarakan setiap tahunnya, dalam rangka melestarikan dan mengembangkan seni budaya Islam yang sesuai dengan kepribadian dan budaya bangsa untuk menambah daya tarik wisata,” katanya.

Dalam acara Gebyar Ramadhan ini. Tambah Karyan, berbagai pentas seni ditampilkan, diantaranya, Seni tradisional yeng berbasis Religi, seni modern dan Pemilihan Da’i cilik.

Sekmat Kawali, Dian Budiana, mengaku sangat mengapresiasi peyelenggaraan kegiatan Gebyar Ramadhan tahun ini. Dia berharap, mudah mudahan acara seperti itu dapat berlanjut sampai tahun-tahun berikutnya.

Dian menuturkan,  kegiatan seperti ini menjadi tanda bahwa  Seni budaya Islami di Kawali terus berkembang dan diminati masyarakat. Kegiatan ini tentunya akan turut mewujudkan Kawali menjadi Kecamatan yang agamis dan akan mengubah karakter masyarakat menjadi masyarakat yang berbudi luhur, maju, adil dan sejahtera.

“Sudah saatnya generasi muda ikut melestarikan budaya bangsa. Jadi jangan sampai ketinggalan untuk mengikuti event budaya tradisional ini,” pungkasnya. (dk/ry/R4/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!