Lagi, Pantai Pangandaran Telan Korban Jiwa

08/08/2013 0 Comments
Lagi, Pantai Pangandaran Telan Korban Jiwa

Petugas SAR Balawista Pangandaran, saat mengevakuasi korban bernama Viktor Jumbara Tobing, korban kedua yang tewas terseret ombak setelah cuaca buruk melanda kawasan pantai selatan Pangandaran, Rabu (7/8). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Setelah Iin Bin Kosasih (58), warga Kampung Jawa Jakarta Barat, tewas tergulung ombak di pantai barat Pangandaran saat berenang, tepatnya di daerah Cagar Alam Pasir Putih Pantai Pangandaran, Rabu (7/8), sekitar pukul 7. 30 WIB, pada hari yang sama, ternyata muncul korban berikutnya.

Korban berikutnya, yakni Viktor Jumbara Tobing (47), warga jalan Anggur Blok F no. 06 Komplek Depkes  Jatibening Bekasi, tewas terseret ombak pada pukul 17.00 WIB, di pantai barat pananjung Pangandaran, tepatnya di kawasan Pos 3, depan pondok seni.

Dari informasi yang dihimpun HR, munculnya korban jiwa yang tercatat hingga saat ini sebanyak 2 orang itu, diakibatkan oleh cuaca buruk dan ombak besar yang melanda kawasan pantai selatan, salah satunya di kawasan wisata pantai Pangandaran Jawa Barat.

Menurut sejumlah sumber di lokasi kejadian menyebutkan bahwa korban pada saat itu sedang berenang di pantai bersama keluarganya. Namun salah satu diantara anak-anak ada yang terseret ombak hingga ke tengah laut.

Melihat kondisi seperti itu, Viktor korban yang tewas itu, panik dan langsung mengejar anak yang terseret omak besar tersebut. Namun, upaya Viktor yang khendak menolong dan saat itu sama sekali tidak mengunakan alat pengaman, malah berbalik jadi bumerang kepada dirinya. Viktor akhirnya terseret ombak hingga tewas.

Tim SAR Balawista Pangandaran setelah menerima laporan adanya kecelakaan laut, langsung menuju ke lokasi dan mencari jasad korban. Menurut Ketua Balawista Pangandaran, Dodo, saat dimintai keterangan, mayat korban ditemukan tidak jauh dari TKP dan langsung dievakuasi ke Puskesmas Pangandaran.

“Korban mengeluarkan busa akibat terlalu banyak minum air laut. Sementara tubuh korban utuh tidak ada bekas luka,” kata Dodo. Dia pun mengingatkan kepada wisatawan agar menaanti rambu larangan bereneng dan menaanti batas wilayah berenang.

“Karena saat ini tengah terjadi cuaca buruk, sehingga gelombang ombak besar tidak bisa diprediksi datangnya,” pungkasnya. (Ntang/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!