(Pilkada Banjar) Panelis : Eksploratif Penjabaran Visi Misi Belum Terpublikasi Baik

24/08/2013 0 Comments
(Pilkada Banjar)  Panelis : Eksploratif Penjabaran Visi Misi Belum Terpublikasi Baik

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Tim Panelis menilai, secara umum setiap calon Walikota dan Wakil Walikota Banjar memiliki program unggulan yang berbasis pada kekuatan mereka masing-masing. Hanya saja eksploratif penjabaran dari visi misinya belum terpublikasikan dengan baik.

Hal itu dikatakan DR. Deni, salah satu Panelis, saat dijumpai HR usai acara Debat Publik tahapan kampanye calon Walikota dan Wakil Walikota Banjar periode 2013-2018, yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar, Jum’at (23/8), di Graha Banjar Idaman (GBI).

Menurut dia, yang menjadi factor penyebab belum dapat terpublikasikan dengan baik karena mungkin keterbatasan waktu. Atau mungkin juga bentuk riil dalam memberikan contoh-contohnya itu belum begitu mengena, dikenai oleh publik.

“Namun menurut kami, setiap pasangan memiliki keunggulan. Mungkin kekurangan-kekurangannya itu justru tampak ketika satu pasangan punya program unggulan, tapi kelemahannya tidak mampu mengekspose. Tetapi ada pula pasangan lain mampu mengekspose, namun tidak punya program itu. Jadi kecenderungannya saling melengkapi,” kata Deni, yang mengaku dirinya pun asli orang Banjar dan sudah sangat lama tidak kembali ke Banjar.

Meski begitu, lanjutnya, secara umum, dari keterbatasan waktu, penyampaian visi dan misi, ritme dan irama Debat Publik tersebut sangat kondusif. Hal ini patut menjadi contoh bagi kabupaten/kota di daerah lain.

Dengan demikian, maka siapa pun yang menang atau kalah, hal itu merupakan bagian dari proses politik, sehingga harus saling mendukung, dan silaturahmi tetap dijaga antar para pasangan calon.

“Dan satu hal lagi, pemimpin yang baik itu tidak mengomentari keburukan pemimpin sebelumnya. Pemimpin yang bijak adalah ketika dia bisa melihat kelemahan pemimpin sebelumnya, lalu diperbaiki diperiode berikutnya, dan terus ditingkatkan lagi. Itu kearifan seorang pemimpin,” katanya.

Sebagai putera daerah, Deni juga mengatakan bahwa Kota Banjar ini harus menjadi contoh daerah otonom di Indonesia. “Kalau dalam bahasa Sundanya, leutik, campernik, tapi maju, dan itu harus menjadi semangat bagi semua masyarakat, maupun semua calon Walikota Banjar,” pungkasnya. (Eva/R3/HR-Onlne)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply