Dihajar Massa, Pencuri Ternak di Cimerak Pangandaran Tewas

26/09/2013 0 Comments
Dihajar Massa, Pencuri Ternak di Cimerak Pangandaran Tewas

Dua orang pencuri ternak, satu tewas dan satu lagi kritis saat mendapat perawatan medis di Puskesmas Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Rabu (25/9). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Cimerak, (harapanrakyat.com),-

Dua orang pencuri ternak tertangkap warga di daerah Ramokasang, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Rabu (25/9) dini hari. Tanpa basa basi warga langsung menghakimi 2 pencuri itu hingga babak belur. Bahkan, salah seorang pencuri langsung tewas di tempat akibat dihajar puluhan massa.

Korban tewas berinisial AWS, warga Asal Kampung Maler RT 03/RW 04 Dusun Sukasenang, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Pencuri satu lagi berinisial AS, Warga Kampung Bentarhilir RT 02/RW 16 Desa Sukamentri Kota Garut. Namun, pencuri berinisial AS masih kritis, akibat luka serius di sekujur tubuhnya dan saat ini masih dalam perawatan medis.

Peristiwa pencurian kambing tersebut terjadi di Cibentar Dusun Mekarsari Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya. Peristiwa tersebut terjadi Rabu (25/9), dini hari sekitar pukul 02.00.

Abang, warga Dusun Cibentar RT 02/RW 01 yang juga pemilik kambing mengaku melihat ada dua orang yang mencuri ternaknya. Kedua pencuri tersebut memasukan kambing ke dalam mobil minibus carry. Kemudian saat melihat kambingnya dicuri, dia langsung meneriakan maling.

Setelah Abang menerikkan maling, kedua pencuri langsung berlari dengan mobilnya ke arah Cimerak Kabupaten Pangandaran. Mendengar teriakan itu, tanpa dikomando serentak puluhan warga Pancatengah Tasikmalaya langsung mengejar si pelaku.

Tepat di Daerah Ramokasang Dusun Kutakanyere Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, kedua pencuri tersebut berhasil ditangkap warga yamg kemudian dihakimi hingga 1 orang tewas di tempat dan 1 orang lagi kritis.

Sementara itu, pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Cimerak Kabupaten Pangandaran mengamankan barang bukti hasil curian serta kendaraan yang dikendarai pelaku. Selain itu, pihak kepolisian juga sedang mendalami pengeroyokan hingga menyebabkan seseorang tewas. Dan kasus pengeroyokan hingga seseorang meninggal dunia bisa dikenakan pasal 170 dan 351 KUHP  dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (Ntang/R2/HR-Online)

 

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply