Dinsosnaker Akan Tindaklanjuti Kabar TKW Ciamis Tersandung Kasus Hukum

16/09/2013 0 Comments
Dinsosnaker Akan Tindaklanjuti Kabar TKW Ciamis Tersandung Kasus Hukum

Foto Iil Rokilah, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis yang saat ini bekerja di Arab Saudi dikabarkan tersandung masalah hukum. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Iil Rokilah, Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kecamatan Pamarican Kabupaten Ciamis yang saat ini bekerja di Arab Saudi dikabarkan tersandung masalah hukum. Lantaran bermasalah dalam perizinan Visa (izin bekerja). Ibu empat anak ini mendapat hukuman 2 tahun penjara dari kepolisian Arab Saudi.

Menanggapi kasus tersebut, saat dikonfirmasi HR, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ciamis, Selasa (10/9), mengatakan, Dinsosnaker akan menindaklanjutinya, meski TKW itu tidak terdata di Dinas.

“Kami terus terang baru tahu, dan baru baca di HR online. Kami akan laporkan ke Propinsi untuk ditindaklanjuti di pusat. Meskipun kami kesulitan karena TKW ini tidak terdata. Ini yang selalu jadi masalah dalam pengurusan tenaga kerja. Seperti dulu ada TKW asal Ciamis yang meninggal tapi KTPnya Cilacap, juga Perusahaan penyalurnya tidak jelas,” ungkap Kabid Tenaga Kerja, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Ciamis, Drs. Rudi Dermawan.

Rudi mengatakan, pihaknya sudah jauh-jauh hari melakukan sosialisasi agar TKW yang akan berangkat ke luar negeri untuk berhubungan dengan Perusahaan Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) yang sah.

“Pertama Kartu Penduduknya Ciamis, disalurkan oleh PJTKI yang legal dan terkhir harus mengikuti aturan. Dimana kalau sudah bekerja dua tahun, harus pulang dulu untuk mengurus perpanjangan izin kerja. Karena kalau tidak, pemerintahan tempat TKW bekerja akan menganggap TKW tersebut illegal,” ujarnya.

Masih menurut Rudi, dalam pendataan terakhir TKW asal Ciamis di :Luar negeri hanya sekitar ratusan orang, meskipun fakta di lapangan bisa mencapai ribuan orang. “Itu tadi, pemberangkatannya bisa dari Cilacap atau Nunukan dengan KTP ganda dan lagi-lagi kena bujuk rayuan makelar tenaga kerja yang illegal,” ucapnya.

Terkait adanya TKW yang dihukum di Arab Saudi tersebut, Pihak Dinas Tenaga Kerja  dan Transmigrasi Ciamis mengaku selain akan menindaklanjuti temuan tersebut dengan melaporkannya kepada pihak propinsi dan pusat. Pihaknya juga akan mengintensifkan sosialisasi penyaluran tenaga kerja ke luar negeri bagi warga Ciamis. (DK/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply