Haduuh! Angka Kemiskinan & Pengangguran di Kab. Ciamis Mengkhawatirkan

14/09/2013 0 Comments
Haduuh! Angka Kemiskinan & Pengangguran di Kab. Ciamis Mengkhawatirkan

Foto Ilustrasi

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Persoalan kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Ciamis masih menjadi masalah yang  belum bisa tertuntaskan. Bahkan, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) di tahun ke empat, kemiskinan dan pengangguran masih dalam angka yang mengkhawatirkan.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Perencanaan Daerah (Bapeda) Kabupaten Ciamis, Nurhastuti, saat ditemui di ruangannya, Senin (9/9). Dia mengatakan, dalam RPJMD tahun 2009-2014, jumlah kemiskinan secara makro tercatat 9,62 persen.

Lebih lanjut lagi Nurhastuti menuturkan, untuk nanti, target kemiskinan di akhir tahun 2014  harus mencapai 6,97 persen. Sedangkan masalah pengangguran, saat ini jumlahnya mencapai 5,28 persen. Targetannya, nanti harus bisa berkurang menjadi 4,25 persen.

Dua persoalan ini memang dinilai cukup sulit dan berat untuk diselesaikan. Namun demikian, kata Nurhastuti, Bappeda Ciamis akan terus berusaha secara maksimal menangani dua hal yang menjadi persoalan serius tersebut.

”Untuk di bidang lain, pada umumnya sudah tuntas dan mencapai target. Sedangkan untuk kemiskinan dan pengangguran, untuk menurunkan angka satu persen saja memerlukan waktu panjang,” ujarnya.

Penyebab lahirnya kemiskinan, tambah Nurhastuti, yaitu terjadinya inflasi dan kenaikan BBM. Meskipun sudah dipecahkan dengan berbagai cara seperti BLSM, Jamkesdas, dan program pemerintah lainnya, akan tetapi tingkat kemiskinan itu sulit diturunkan.

“Saya harap tingkat kemiskinan ini nanti bisa berkurang sesuai target. Hal ini sudah menjadi Pekerjaan kami untuk memecahkannya. Kemudian untuk  masalah ini juga akan kami jadikan prioritas,” tuturnya.

Untuk meningkatkan pencapaian pendapatan yang nantinya berdampak pada masalah kemiskinan dan pengagguran, Pemerintah Kabupaten Ciamis setelah berpisah dengan Pangandaran, akan terus menggali sumber pendapatan.

“Kami akan mengagali wisata-wisata baru, dengan dipadukan dengan agrobisnis. Kemudian mengoptimalkan pajak dan retribusi daerah. Kami pun membuka lebar-lebar para insvestor yang berniat membangun tempat wisata di Ciamis,” pungkasnya. (DSW/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!