Kasatpol PP Banjar Kecewa, Stafnya Terlibat Kasus Judi

11/09/2013 0 Comments
Kasatpol PP Banjar Kecewa, Stafnya Terlibat Kasus Judi

Empat pelaku judi kartu domino berinisial SPL, DO, DI dan DM, saat sedang menjalani pemeriksaan lanjutan di Mapolsekta Purwaharja. Foto: Pepep Riswanto Akbar/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Kepala Satpol PP Kota Banjar, Yayan Herdiaman, mengaku kecewa atas keterlibatan salah seorang anak buahnya yang tertangkap basah petugas kepolisian Polsekta Purwaharja saat sedang bermain judi kartu domino, Jum’at dini hari (6/9), di salah satu rumah di Lingkungan Siluman Baru, RT.38/18, Kel/Kec. Purwaharja, Kota Banjar.

Yayan mengatakan, pihaknya menyerahkan masalah tersebut kepada aparat kepolisian untuk memproses sebagaimana hukum yang berlaku. Sebab, apa yang telah diperbuat oleh stafnya itu sudah jelas melanggar aturan.

“Itu sudah melanggar aturan, dan dia harus menganggung resikonya. Kami tidak bisa mengintervensi pihak yang berwenang, namun kami pun akan mengikuti kasus ini bagaimana mestinya,” ujarnya.

Mengenai sanksi, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kota Banjar, sebagai instansi yang berwenang memberikan sanksi terhadap pegawai PNS yang tidak mematuhi aturan.

“Pihak kepegawaian sendiri mempunyai tim yang akan menentukan mengenai sanksi apa yang diberikan kepada staf saya itu.  Saya juga berharap kepada pegawai lainnya supaya tetap disiplin dan mematuhi peraturan, jangan coba-coba melanggar hukum,” kata Yayan.

Oknum PNS Satpol PP Kota Banjar berinisial SPL, beserta tiga orang temannya berinisial DO, DI dan DM, yang tertangkap basah petugas polisi ketika bermain judi domino, kini mendekam di Mapolsek Purwaharja.

Kapolsek Purwaharja, AKP. Muslim, SH., saat ditemui HR, Senin (9/9), mengatakan, mereka ditangkap di sebuah rumah milik salah satu pelaku berinisial DI. Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 2 pack kartu domino dan uang tunai hasil judi sebesar Rp.230 ribu.

“Untuk penyelidikan lebih lanjut, sekarang keempat tersangka diamankan di Mapolsekta Purwaharja. Sedangkan, mengenai pasal yang akan diterapkan yaitu pasal 303 ayat (1) ke 1 dan 2 KUHP pidana dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara. (PRA/Koran-HR)

 

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply