Keracunan Massal di Pangandaran Bukan Tanggungjawab Pengelola Hotel

29/09/2013 0 Comments
Keracunan Massal di Pangandaran Bukan Tanggungjawab Pengelola Hotel

Pengunjung hotel yang keracunan tampak tengah dirawat di Puskesmas Pangandaran untuk mendapat pertolongan medis. Foto Entang Saeful Rachman/HR

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Manajer Hotel Pantai Indah Resort Pangandaran, Heri, menegaskan, pihaknya hanya menyediakan Aula dan fasilitas kamar untuk acara Gathering PT Multi Garmenjaya Jakarta yang diselenggarakan selama 4 hari, Sabtu-Selasa (29 September- 1 Oktober). Sementara terkait hidangan makanan pada acara tersebut, hal itu dikelola oleh juru masak yang didatangkan oleh pihak perusahaan.

“Jadi, terkait peristiwa keracunan ini, kita sebagai pengelola hotel tidak ikut bertanggungjawab. Karena kita hanya menyediakan Aula dan kamar saja. Sementara yang menyediakan makanan, sudah dikelola oleh pihak lain, “ ujar Heri, kepada HR, di Pangandaran, Minggu (29/9).

Hal itu dibenarkan oleh Ketua Pelaksana Gathering PT Multi Garmenjaya Jakarta, Wawan Konjen. Menurut dia, berhubung peserta gathering berjumlah 300 orang, maka pihaknya membawa juru masak dari Jakarta untuk mengelola hidangan makanan selama acara tersebut berlangsung.

“Ya betul, juru masak atau chatring kita bawa sendiri dan tidak melibatkan pihak hotel. Kita sengaja membawa juru masak, karena peserta gathering ini dari seluruh perwakilan PT Multi Garmenjaya se- Indonesia yang berjumlah sekitar 300 orang,” ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan pengunjung Hotel Pantai Indah Resort Pangandaran yang menjadi korban keracunan massal ternyata karyawan PT Multi Garmenjaya Jakarta yang tengah menggelar acara gathering yang diselenggarakan oleh perusahaan tersebut, Minggu (29/9).

Dari informasi yang diperoleh HR, jumlah korban keracunan kini terus bertambah. Semula korban yang dirawat di Puskesmas Pangandaran berjumlah 30 orang, kini bertambah menjadi 60 orang. “Korban keracunan awalnya berjumlah 24 orang, kemudian 30 orang. Namun, selang satu jam, korban bertambah kembali menjadi 42 orang. Dan terakhir bertambah jadi 60 orang, “ kata dokter Jaga Puskesmas Pangandaran, dr. Arif, kepada HR, Minggu (29/9).

Menurut dr. Arif, dari jumlah korban keracunan sebanyak 60 orang tersebut, diantaranya 31 orang rawat jalan dan 29 orang rawat inap. “Kita belum tahu apakah korban akan bertambah atau tidak. Hanya, berdasarkan keterangan pasien bahwa peserta gathering lebih dari 60 orang, “ ungkapnya. (Ntang/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply