Lutung Ditangkap di Pulomajeti, Warga Kaitkan dengan Cerita Mistis Siluman

13/09/2013 0 Comments
Lutung Ditangkap di Pulomajeti, Warga Kaitkan dengan Cerita Mistis Siluman

Seekor lutung berhasil ditangkap Yoyo, warga Siluman Baru, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Senin (9/9). Tertangkapnya lutung tersebut kini menyisakan cerita mistis yang menjadi wacana di warga setempat. Foto: Pepep Riswanto Akbar/HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Warga kampung Siluman Baru, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar dikagetkan dengan munculnya seekor lutung yang kerap ditemukan berkeliaran di areal persawahan warga. Kini, spekulasi pun muncul, sebagian warga mempercayai bahwa hewan primata monyet yang memiliki bulu berwarna hitam legam dan memiliki ekor itu adalah jelmaan dari siluman atau mahluk gaib yang turun dari hutan pulomajeti.

Memang, hutan pulomajeti menyimpan segudang cerita mistis. Hutan ini selalu dikait-kaitkan dengan cerita keberadaan Onom atau mahluk gaib yang konon sebagai penunggu hutan tersebut.

Namun, lutung yang sempat menggegerkan warga tersebut, akhirnya berhasil ditangkap oleh Yoyo, warga Siluman Baru, Senin (9/9).

Meski Yoyo enggan memastikan apakah hewan itu adalah jelmaan siluman atau bukan, namun dia mengaku merasa terpanggil untuk mengamankan lutung tersebut agar tidak diburu dan ditembaki oleh warga.  “Warga di sini pada takut, karena munculnya lutung ini dikait-kaitkan dengan cerita mistis pulomajeti,” ungkapnya, ketika ditemui HR, di rumahnya, Kamis (12/9).

Menurut Yoyo, saat itu dia memergoki lutung tersebut di areal persawahan. Dia pun sempat tidak percaya ketika melihat lutung yang belakangan menjadi pembicaraan warga tersebut akhirnya tampak di depan matanya.

“Waktu itu penasaran juga untuk mencoba menangkap lutung tersebut. Dengan diumpan dengan pancingan, akhirnya lutung itu terperangkap dan saya masukan ke dalam kandang,” ujarnya.

Yoyo juga mengatakan, awalnya dia berencana untuk melepas lutung tersebut ke habitatnya di hutan pulomajeti. Namun karena saat ini musim kemarau, dimana cadangan makanan hewan tengah menipis, dia pun mengurungkan niat itu, karena ditakutkan lutung tersebut kembali turun ke perkampungan warga.

“Saya berharap pemerintah bisa memfasilitasi untuk mengamankan lutung ini ke kebun binatang. Karena hewan ini juga termasuk hewan yang dilindungi oleh negara,” katanya.

Sementara itu, Juru Kunci Hutan Polomajeti, Abah Pirno (78), mengatakan, semenjak dirinya menjaga dan melestarikan hutan pulomajeti, baru kali ini ditemukan lutung berkeliaran di daerah tersebut.

Sebelumnya, lanjut Abah, belum pernah ditemukan lutung atau monyet di kawasan hutan polomajeti. Di kawasan hutan ini hanya terdapat pepohonan besar dan sejumlah tempat keramat.

“Sekitar setengah bulan yang lalu, saya juga sempat melihat lutung tersebut di sekitar areal persawaahan warga. Tapi ketika dikejar, lutung itu langsung lari ke arah hutan,” ungkapnya.

Abah menambahkan, warga setempat malah sempat menemukan lutung tersebut bergerembol dengan lutung lainnya. “Ada informasi juga lutung ini tidak satu, tapi ada lutung yang lainnya. Makanya saya juga tengah mengamati terus kejadian yang baru terjadi di pulomajeti ini,” ungkapnya. (PRA/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!