Pasar Terpadu Hewan Ternak Dibangun di Ciamis

24/09/2013 0 Comments
Pasar Terpadu Hewan Ternak Dibangun di Ciamis

Pasar Ternak di Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Setelah sukses membangun Pasar Hewan di wilayah Banjarsari dan Rancah, kini Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Ciamis tengah membangun kawasan terintegrasi peternakan hewan, diatas lahan seluas  1 hektar, di wilayah Cigembor Ciamis. Pembangunan itu didanai APBN tahun 2013.

Kawasan yang digadang-gadang sebagai Tapos Jilid II tersebut, akan terdiri dari Peternakan, Pasar Hewan, Unit Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Unit Pemotongan Hewan. Kawasan terintegrasi itu akan memiliki daya tampung 200 ekor sapi, 400 ekor domba dan 1000 ekor ayam.

“Konsepnya mengadopsi kawasan Tapos. Polanya, dengan Plasma Inti Rakyat (PIR), dimana peran peternak dibantu bibit ternaknya oleh kami. Hanya saja keunggulan kami ada pasarnya,” ungkap Kabid Pengembangan Usaha Ternak Disnak Ciamis, H. Otong Bustomi, SPt, MPt, belum lama ini.

Otong berharap, proyek pembangunan pasar hewan dengan pagu 750 juta rupiah tersebut, akan menggerakan sektor riil di bidang peternakan. Para peternak bisa menjual sapi kesini, memotong dan menjualnya ke pasar tradisional, atau juga ke Bandung dan Jakarta.

“Kami juga sedang mengajukan mobil pendingin daging sapi potong. Yang ada, baru mobil pendingin ayam potong sebanyak satu unit,” ujarnya.

Lebih lanjut, Otong mengutarakan, di kawasan pasar hewan tersebut, akan dibangun juga lapak-lapak kecil untuk memenuhi menjajakan kebutuhan peralatan peternak, seperti arit dan parang.

“Artinya, masyarakat bisa membudidayakan hewan ternak karena ada jaminan pasarnya. Kalau budidaya digenjot tapi pasarnya tidak terjamin, justru akan mematikan usaha peternakan itu sendiri,” paparnya.

Dari situlah, kata Otong, konsepsi kawasan tersebut dibangun. Dimana sektor hilir dari peternakan difasilitasi oleh pemerintah. Kedepan, Disnak juga akan mengundang investasi swasta.

“Yang penting pasarnya kami garap dulu. Seperti pengembangan sapi di sektor hilir, kami tumbuhkan industri kuliner susu, yoghurt, es krim, karamel. Ini akan berefek domino pada pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor peternakan,” ujarnya.

Otong menambahkan, dengan dibangunnya kawasan di Cigembor, selain akan merangsang pertumbuhan ekonomi Ciamis, juga akan merangsang pertumbuhan ekonomi regional. “Misalnya, penjualan Sapi ke Jawa dapat melalui jalur lingkar Selatan ini. Bisa ditingkatkan juga penjualan daging ke kawasan Bandung dan Jakarta,” imbuhnya.

Dia menyebutkan, kawasan pasar hewan yang tengah dibangun itu baru akan diresmikan pada Bulan Oktober 2013. “Pesta patok 2014 pun rencananya akan dilangsungkan di kawasan ini,” pungkasnya. (DK/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply