Satgas Pasar Banjar tidak Bisa Diganti oleh Polisi

15/09/2013 0 Comments
Satgas Pasar Banjar tidak Bisa Diganti oleh Polisi

2 oknum Satgas Pasar Banjar yang terlibat aksi pencurian kios pasar Pasar Banjar, saat diperiksa Satreskrim Polresta Banjar, beberapa waktu lalu. Foto: Dok HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Permintaan warga Pasar Banjar yang menginginkan agar petugas keamanan di pasar diganti dari pihak kepolisian Polsekta Pataruman sepertinya tidak bisa dikabulkan. Pasalnya, jumlah personil yang ada sangat terbatas, dan dari segi penganggaran pun dinilai menyalahi aturan.

Keinginan para pedagang tersebut merupakan buntut dari kekecewaannya terhadap keberadaan Satgas Pasar, terkait dengan tertangkapnya oknum Satgas yang melakukan pencurian barang milik pedagang beberapa waktu lalu.

Kepala UPTD Pasar, Mamat Rahmat, SSTP, M.Si., saat ditemui HR, Senin (9/9), mengatakan, ketidaksiapan dari pihak kepolisian disampaikan dalam pertemuan yang digelar pekan lalu di aula Kantor UPTD Pasar antara Kapolsek Pataruman, Ketua Paguyuban Pedagang beserta kordinator masing-masing jalur, Kabid. Pedagangan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Banjar, dan Ketua UPTD Pasar.

“Memang dalam pertemuan itu yang menjadi inti pembahasannya yaitu tindak lanjut surat permohonan dari para pedagang. Mereka meminta keanggotaan Satgas dirombak habis, diganti oleh petugas dari kepolisian. Tapi untuk penggajiannya nanti bagaimana, karena manajemen keuangan tidak bisa dikelola antar instansi. Kecuali para pedagang bersedia iuran untuk menggajinya. Namun yang pasti permintaan itu tidak dapat dikabulkan lantaran personil kepolisian pun terbatas,” ujar Mamat.

Guna mencari solusinya, warga pasar meminta waktu karena mereka akan membahas permasalahan itu di internal pedagang. Kemudian, nanti hasil dari musyawarah akan disampaikan kepada UPTD Pasar.

Mamat mengatakan, pihaknya juga berharap agar pedagang secepatnya menggelar musyawarah untuk mencari solusi terbaiknya, sehingga permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan.

“Bulan ini harus terselesaikan. Makanya saat ini kami masih menunggu hasil musyawarah para pedagang. Untuk tempatnya silahkan gunakan aula UPTD, dan hal itu sudah kami sampaikan kepada paguyuban,” kata Mamat. (Eva/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply