Serem! Saat Tidur, Suwito Diculik Mahluk Gaib Gunung Sangkur?

06/09/2013 0 Comments
Serem! Saat Tidur, Suwito Diculik Mahluk Gaib Gunung Sangkur?

Di atas hamparan sawah (pada foto ini) tampak Gunung Sangkur yang masih menyimpan sejuta misteri. Foto: Dok HR

Banjar, (harapanrakyat.com),-

Suwito (60), warga pendatang asal Blitar, Jawa Timur, hilang secara misterius saat menginap di rumah keluarganya di Dusun Muktiasih, RT.02, RW.05, Desa Sukamukti, Kec. Pataruman, Kota Banjar.

Lelaki tua pensiunan PNS ini dinyatakan menghilang pada Minggu dini hari, (24/8), sekitar jam 01.30 WIB, dan baru ditemukan enam hari kemudian, yakni Jum’at Kliwon (30/8), oleh warga Desa Karyamukti, Kec. Pataruman, di sekitar hutan Gunung Sangkur dalam keadaan linglung.

Warga sekitar menganggap kejadian hilangnya Suwito secara misterius itu sangat erat kaitannya dengan mahluk ghaib nu ngageugeuh di Gunung Sangkur. Sebab, menghilangnya warga Blitar tersebut tidak bisa dinalar dengan logika. Terlebih warga sekitar percaya bahwa Gunung Sangkur hingga saat ini masih menyimpan banyak cerita mistik.

Mimin, Ketua RW.05, Dusun Muktiasih, menuturkan kepada HR, Sabtu (31/8), bahwa saat itu Suwito datang ke Kota Banjar untuk mengantar acara seserahan keluarganya. Acara tersebut bertempat di rumah Juna, warga Dusun Muktiasih, yang menikahkan anaknya dengan anak dari keluarga Suwito.

Sebelum menghilang, malam itu Juna dan beberapa saksi mata masih melihat Suwito tertidur lelap di kursi ruang tengah rumahnya. Namun, dalam hitungan menit tiba-tiba lelaki yang berencana akan pulang ke Blitar pada Minggu pagi, ternyata sudah tidak ada di tempat dimana Suwito tertidur.

Pihak keluarga dibantu warga sekitar langsung melakukan pencarian ke beberapa lokasi untuk menelusuri jejak Suwito. Tapi, sampai beberapa hari pencarian mereka tidak membuahkan hasil.

Atas hilangnya Suwito, Mimin selaku Ketua RW setempat, melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pataruman. Bukan hanya itu, upaya pencarian warga terhadap Suwito dilakukan pula dengan memanggil beberapa paranormal yang diharapkan dapat memberi petunjuk mengenai keberadaan Suwito. Serta, mengadakan pengajian sebagai upaya lain untuk mendoakan agar Suwito secepatnya ditemukan dalam keadaan sehat.

“Letak Dusun Muktiasih berada di kaki Gunung Sangkur, sehingga harus berhati-hati dalam berucap maupun bertindak. Karena memang di daerah sini banyak terdapat keramat yang masih terbilang angker. Makanya berbagai upaya kami lakukan guna mencari jejak Suwito supaya secepatnya ditemukan,” tutur Mimin.

Selama Suwito menghilang, beberapa warga sempat melihat keberadaan Suwito di sekitar wilayah Desa Karyamukti. Namun dia tidak menggubris ajakan warga. Bahkan, dalam sekejap Suwito sudah menghilang lagi dari pandangan warga.

Lanjut Mimin, banyak kejadian janggal yang dialami pasca menghilangnya Suwito. Tetapi warga tidak menyerah untuk melakukan pencarian terhadap warga pendatang tersebut.

Warga pun dibantu beberapa paranormal melakukan serangkaian prosesi ritual di tempat keramat Batu Peti dan Batu Nini. Pencarian baru berakhir ketika warga dari Desa Karyamukti mengantarkan Suwito ke Polsek Pataruman.

“Pada hari Jum’at, sekitar jam 9 pagi, saya ditelepon oleh Kapolsek Pataruman supaya datang ke kantornya, untuk memastikan apakah orang yang diantarakan warga Karyamukti itu adalah orang hilang yang saya laporkan sebelumnya. Dan setelah saya cek ke sana ternyata benar,” katanya.

Menurut Mimin, Suwito terlihat lusuh dan kelelahan dengan kondisi kejiwaannya yang nampak belum stabil, seperti orang linglung, bahkan untuk beberapa saat warga tidak bisa menyapanya.

Namun Suwito sempat mengatakan bahwa dirinya dibawa berjalan kaki oleh seseorang menuju ke suatu tempat. Tetapi dia tidak meyadari kalau perjalanan yang dilaluinya itu sudah berhari-hari, dan menggegerkan warga Muktiasih.

“Saya juga sempat nanya sama dia, sudah mandi atau belum? Anehnya dia menjawab katanya sudah mandi di kampungnya di Blitar. Jadi mungkin yang ada dalam fikirannya itu berada di Blitar. Pada hari Sabtu pagi, (31/8), Suwito kembali pulang ke Blitar, Jawa Timur bersama keluarganya.” kata Jalal, warga setempat yang ikut melakukan pencarian.

Di tempat terpisah, Kapolsekta Pataruman, Iptu. Usep Supian, SH., membenarkan mengenai adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan, Suwito ditemukan oleh warga Desa Karyamukti, pada Jum’at pagi, sekitar jam 08.30 WIB, di hutan Gunung Sangkur.

“Warga yang menemukan langsung membawanya ke Polsek Pataruman. Namun kini Suwito sudah dibawa ke rumah Ketua RW.05,” terang Usep, Jum’at (30/8). (Eva/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply