103 Karung Obat Bantuan Tsunami Masih Tersimpan di Dinkes Ciamis

26/10/2013 0 Comments
103 Karung Obat Bantuan Tsunami Masih Tersimpan di Dinkes Ciamis

Sebagian Obat Bantuan Tsunami Pangandaran yang teronggok di luar Gudang Farmasi Dinkes Ciamis Jum’at( 25/10). Karungan obat tersebut disinyalir sudah mengandung limbah beracun ( B3) yang harus segera dimusnahkan. Foto: Dicky Heryanto Adjid/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Berton-ton obat bantuan tsunami Pangandaran pada tahun 2006 lalu masih teronggok di Gudang Farmasi Dinkes Ciamis, Jum’at( 25/10). Pihak Dinkes saat ini belum memusnahkan sebanya 103 karung obat berbentuk tablet, kapsul dan cair tersebut. Obat bantuan dari berbagai negara untuk korban Tsunami Pangandaran 2006, tidak terdistribusikan kepada korban tsunami karena dinilai tidak cocok.

“Perkarung beratnya variatif, ada yang 75 Kilogram, 54 Kilogram hingga 12 Kilogram, “ ungkap UPTD Gudang Farmasi Dinkes Ciamis, Acep Jhoni, Jum’at (25/10).

Acep mengatakan, obat tersebut kini sudah berubah menjadi limbah bercun (B3) dengan bau menyengat dan bisa menimbulkan ganguan pernapasan. “Satu orang pegawai Gudang menderita sesak nafas karena menghirup bau obat ini. Makanya kami pisahkan di tempat khusus obat tersebut, sebelum ada perintah pemusnahan,” jelasnya.

Saat dikonfirmasi oleh awak media, Kepala Bidang Yankes, Dinkes Ciamis, dr. Rizali mengatakan, pihaknya sudah melayangkan surat pengajuan pemusnahan ke Depkes RI, belum lama ini. “Karena limbah medis aturannya harus dimusnahkan oleh pihak ketiga yang ditunjuk oleh Depkes, kami sedang menunggu itu,” pungkasnya. (DK/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!