Atasi Narkoba, Program ‘After Care’ Jadi Terobosan BNNK Ciamis

13/10/2013 0 Comments
Atasi Narkoba, Program ‘After Care’ Jadi Terobosan BNNK Ciamis

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Kepala BNNK Ciamis, dr Engkan Iskandar, M.M.

Kepala BNNK Ciamis, dr Engkan Iskandar, M.M.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis lakukan terobosan baru untuk tahun 2014. Agenda tersebut masih  dalam rangka menuntaskan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kabupaten Ciamis.

Kepala BNN Kabupaten Ciamis, drg. Engkan Iskandar M,M, Senin (7/10), mengatakan, agenda yang sudah disusun pihaknya itu merupakan amanat Undang-undang. Dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa pecandu dan korban penyalahgunaan harus direhabilitasi secara medis atau sosial.

“Terobosan yang diagendakan pada tahun depan adalah program after care. Program itu sebagai bentuk implementasi pasal 55-58,” katanya.

Menurut Engkan, disamping rehabilitasi medis dan rehabilitasi social yang dilakukan pemerintah, dalam pasal 57 juga diisyaratkan tentang pendekatan keagamaan ataupun pengobatan tradisional.

Lebih lanjut, Engkan menjelaskan, program After care yaitu nantinya para pecandu yang sudah mendapatkan rehabilitasi akan diarahkan untuk mendapatkan pelatihan yang bekerjasama dengan badan pelatihan.

Tujuan dari program tersebut, imbuh Engkan, dimaksudkan agar penyalahgunaan yang sudah mendapatkan rehabilitasi tidak terjerumus kembali dengan menyalahgunakan narkoba. Dan mempunyai keahlian dalam usaha.

”Kami melakukan terobosan seperti ini di tahun 2014, sebagai program terobosan baru dan untuk memberdayakan melalui hobi dan bakat masing-masing, bekerjasama dengan Provinsi ataupun dengan kabupaten,” ujarnya.

Saat ini, tambah Engkan, di Kabupaten Ciamis, kebanyakan korban penyalahgunaan Narkoba mengikuti rehabilitasi sosial tradisional, seperti di Ponpes Innabah, I`anathusyibyan dan Ar Rahmaniah.

Untuk program after care, Engkan menambahkan, peserta pelatihannya nanti akan dibagi menjadi dua gelombang dengan targetan pergelombang 15 orang. ”Setelah dibina dan mendapatkan pelatihan sesuai dengan hobi dan bakatnya, rencananya baru kami akan mengusulkan lagi untuk membantu biaya permodalannya,” pungkasnya. (DSW/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply