Inilah Kejadian Aneh Saat Menemukan Ruli yang Tersesat di Gunung Sawal

24/10/2013 0 Comments
Inilah Kejadian Aneh Saat Menemukan Ruli yang Tersesat di Gunung Sawal

Warga Sadananya bersama tim gabungan pencinta alam dan dibantu anggota Polres dan TNI Kodim Ciamis, saat mencari Ruli, seorang pelajar yang sempat hilang selama 2 hari di hutan Gunung Sawal, Selasa (22/10). Foto: Heri Herdianto/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Ada kejadian aneh yang susah di mengerti nalar sehat ketika tim gabungan dari Forum Komunitas Pecinta Alam Tasikmalaya, TNI, Polres Ciamis bersama warga Sadananya, saat menemukan Ruli (13), seorang pelajar SMP asal Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, yang tersesat selama 2 hari di hutan Gunung Sawal.

Kejadian itu terjadi pukul 10.25 WIB Selasa (22/10), saat tim gabungan yang saat itu tengah beristirahat di blok Pasir Buleud Gunung Sawal, mendengar teriakan suara minta tolong. Suara itu berasal dari lokasi yang pernah dilewati oleh tim gabungan. Tim pun langsung bergegas mencari sumber suara teriakan tersebut.

Benar saja, ternyata yang berteriak itu adalah Ruli, orang yang tengah dicari. Dia tergeletak di tanah dan tampak kelelahan seperti kehausan. Saat ditemukan, korban (Ruli) hanya tinggal memakai celana dalam, entah kemana baju dan celana yang sebelumnya dia kenakan.

Kosasih (55) warga Sadananya yang ikut melakukan pencarian, mengaku heran korban ditemukan di daerah yang pernah beberapa kali dilewati oleh tim gabungan. Malah, sebelum tim gabungan memutuskan beristirahat, lokasi penemuan korban baru beberapa menit dilewati.

“Korban tiba-tiba  saja berada di belakang tim gabungan. Malah, dari tempat kami istirahat dengan lokasi penemuan korban, tidak terhalang oleh rerimbunan pohon atau semak-semak. Tapi sebelumnya korban tidak terlihat. Korban seperti tiba-tiba saja muncul,”papar Kosasih, kepada HR, Rabu (23/10).

Menurut Kosasih, beberapa orang di tim gabungan pun sempat terkaget-kaget, ketika korban muncul tiba-tiba. “Asalnya kami tidak percaya, bahkan beberapa orang di tim ada yang langsung mengucapkan istigfar, tanda kaget karena melihat peristiwa aneh,” ungkapnya.

Sementara itu, Komandan Danramil 1301 Ciamis, Kapten Kav, Suyitno, mengatakan, jika orang yang tersesat selalu ditemukan dalam satu tempat atau kawasan. Menurut dia, lokasi penemuan orang yang tersesat pasti tidak akan jauh dari tempat semula ia berada.

”Beda dengan korban pesawat jatuh atau penerjun payung, sulit diperdiksi dimana ia berada. Makanya saya perintahkan anggota untuk menyusuri sekitar tempat terakhir mereka berkumpul,”ungkapnya. (Her/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!

Leave a Reply