Kampus Didesak Cabut SK Pelantikan Presiden BEM Unigal Ciamis

26/10/2013 0 Comments
Kampus Didesak Cabut SK Pelantikan Presiden BEM Unigal Ciamis

Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Galuh Menggugat (GMGM), saat menggelar aksi unjuk rasa di Sekretariat BEM Unigal Ciamis, Sabtu (26/10). Foto: Heri Herdianto/HR

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Gerakan Mahasiswa Galuh Menggugat (GMGM) menuding kinerja Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis selama ini tidak menjadi penampung aspirasi mahasiswa secara umum. BEM cenderung lebih mementingkan kelompoknya dan elit-elit kampus.

Koordinator aksi GMGM, Gian Ferdyana Henukh, mengatakan, keberadaan organisasi mahasiswa saat ini sudah jauh dari tujuan semula, yaitu keberadaannya harus menjadi wadah aspirasi untuk mahasiswa.

“Kami menganggap kinerja organisasi mahasiswa ini justru bersifat dekonstruktif. Setelah 100 hari lebih pelantikan kepengurusannya, BEM seakan jalan di tempat. Bahkan, tidak ada aspirasi mahasiswa yang ditindaklanjuti untuk kehidupan akademik yang lebih baik,” ucapnya.

Gian menambahkan, pihaknya mendesak lembaga untuk mencabut surat keputusan pelantikan Presiden Mahasiswa BEM Unigal dan Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas. Selain itu, massa pun mendesak lembaga untuk dilakukannya pemilihan ulang melalui mekanisme musyawarah luar biasa.

Dalam aksinya, selain mencorat-coret dinding Sekretariat BEM Unigal, massa pun melempari sekretariat dengan tomat dan menyegel pintu sekretariat. Penyegelan itu pun diklaim massa sebagai ungkapan ketidakpuasan perwakilan BEM Unigal yang dianggap gagal sebagai penampung aspirasi mahasiswa.

Meski aksi unjukrasa berjalan kondusif, aksi tetap mendapat pengawalan dari pihak keamanan, baik dari kepolisian maupun petugas keamanan kampus. Setelah puas menyampaikan aspirasinya, massa pun membubarkan diri tanpa ada yang menemui dari pihak BEM. (Her/R2/HR-Online)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!