Ketua Koptan di Ciamis Ngeluh, Anggotanya Jual Sapi Bantuan

15/10/2013 0 Comments
Ketua Koptan di Ciamis Ngeluh, Anggotanya Jual Sapi Bantuan

Foto Ilustrasi Sapi. Foto: Istimewa/Net

Sadananya, (harapanrakyat.com),-

Sejumlah ternak sapi milik Kelompok Tani (Koptan) Sukahurip di Dusun Cikarag, Desa Sadananya, Kabupaten Ciamis, diduga dijual oleh anggota. Ironisnya, sapi tersebut merupakan bantuan dari pemerintah.

Ketua Koptan Sukahurip, Abdul Rohman, pekan lalu, mengeluh menyusul adanya penjualan sapi bantuan yang dilakukan oleh anggotanya. Dia mengaku sudah mendesak anggota yang bersangkutan untuk menggantinya, namun permintaan itu tidak digubris.

Menurut Abdul, Koptan Sukahurip awalnya menerima bantuan dari pemerintah sebanyak 5 ekor sapi. Selama sembilan bulan pertama,  kelima sapi itu dikelola dalam satu kawasan. “Berhubung inisiatif ketua dianggap kurang tepat, empat ekor sapi diminta untuk disebar,” katanya.

Abdul mengungkapkan, tiga ekor sapi kemudian disebar ke anggota, sedangkan satu ekor sapi dipindahtangankan ke Koptan Setiawargi. Pada mulanya, dia juga menduga, pengelolaannya akan dilakukan dengan baik, tanggungjawab dan amanah.

“Ternyata anggota malah menjualnya. Selain itu, hasil penjualannya pun tidak transparan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdul menjelaskan, dia berulangkali meminta penjelasan soal hasil penjualan, dan meminta agar uang hasil penjualan dibelanjakan kembali untuk membeli sapi.

“Sebagai Ketua saya malu. Terlebih, pihak pemerintah mengetahui permasalahan itu. Saya tidak mau mendengar sapi bantuan dijual atau dipotong dengan berbagai alasan. Sebab, sapi bantuan ini sifatnya bergulir, makanya harus dipelihara dengan baik agar kelompok tani lainnya bisa merasakan,” imbuhnya.

Abdul menyebutkan, seandainya sapi-sapi tersebut dikelola dengan baik, bisa dipastikan kesejahteraan masyarakat minimalnya anggota bisa terbantu.

Sementara itu, Ketua Koptan Setiawargi, Abdulloh, mengakui, kelompoknya menerima satu ekor sapi dari Koptan Sukahurip. Menurut dia, bantuan sapi sudah ditukar dengan sapi yang lebih berbobot. Artinya, sapi tersebut masih ada. (dji/Koran-HR)

About author

Related articles

0 Comments

No Comments Yet!

You can be first to comment this post!