Puluhan Kios di Pangandaran Hancur Diterjang Gelombang Pasang

Puluhan Kios di Pangandaran Hancur Diterjang Gelombang Pasang

Sejumlah kios dan warung tenda biru yang berada di harim Pantai Pangandaran mengalami rusak berat akibat diterjang gelombang ombak pasang, yang terjadi Rabu (9/10), pukul 02.00 WIB dini hari. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Sedikitnya 22 perahu milik nelayan mengalami rusak ringan dan 3 perahu lainnya mengalami rusak berat, setalah diterjang gelombang pasang yang terjadi Rabu (9/10), pukul 02.00 WIB dini hari. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Sedikitnya 22 perahu milik nelayan mengalami rusak ringan dan 3 perahu lainnya mengalami rusak berat, setalah diterjang gelombang pasang yang terjadi Rabu (9/10), pukul 02.00 WIB dini hari. Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Puluhan  kios serta warung tenda biru milik pedagang yang berada di harim Pantai Pangandaran mengalami rusak berat akibat diterjang gelombang ombak pasang, yang terjadi Rabu (9/10), pukul 02.00 WIB dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Dari informasi yang dihimpun HR, gelombang pasang yang menerjang kawasan Pantai Selatan Pangandaran sudah terjadi selama 3 hari terakhir ini. Puncaknya, terjadi pada hari Rabu (9/10) dini hari, dimana ‘amukan’ gelombang pasang hingga menerjang radius 100 meter dari bibir pantai.

Tampaknya tidak hanya kios dan warung tenda biru saja yang mengalami kerusakan, tetapi sejumlah perahu nelayan yang tengah bersandar di kawasan pantai pun ikut “diamuk” gelombang pasang. Dari data yang dihimpun HR, sedikitnya 22 perahu milik nelayan mengalami rusak ringan dan 3 perahu lainnya mengalami rusak berat.

Watini, pemilik kios makanan yang mangkal di harim pantai Pangandaran, mengaku kaget ketika melihat kondisi warungnya sudah hancur. Menurut dia, saat kejadian dirinya tengah berada di rumah mertuanya.

“Jadi, saya tidak tahu percis kapan kejadiannya. Tapi, menurut informasi dari tetangga warung, kejadian gelombang pasang yang merusak ratusan kios dan warung ini, terjadi dini hari tadi,” kata Watini, kepada HR, di Pangandaran, Rabu (9/10) sore.

Menurut sejumlah nelayan, gelombang pasang ini pertanda akan terjadinya peralihan cuaca atau dengan istilah disebut pancaroba laut. Sementara musim pancaroba tidak dapat diprediksi kapan datangnya. Dan jika musim pancaroba datang, maka gelombang ombak akan mengalami peningkatan. Namun, peristiwa gejala alam tersebut tidak akan berlangsung lama. Paling lama gelombang pasang akan terjadi selama dua sampai tiga hari.

Sementara itu, dari pantauan HR di lokasi, Rabu (9/10) sore,  pasca terjadinya gelombang pasang, puluhan pemilik kios dan warung tampak berbenah dan memperbaiki bangunan kios yang mengalami kerusakan. Peristiwa rusaknya puluhan warung dan perahu di Pantai Pangandaran ini merupakan kejadian yang ketiga kalinya dalam kurun waktu selama dua tahun terakhir. (Ntang/R2/HR-Online)

KOMENTAR ANDA

Komentar

Related articles