Sejarawan Sunda Sepakati Pergantian Nama Taman Raflesia Ciamis

30/10/2013 1 Comment
Sejarawan Sunda Sepakati Pergantian Nama Taman Raflesia Ciamis

Taman Raflesia Ciamis. Foto: Istimewa/Net

Ciamis, (harapanrakyat.com),-

Menyikapi aksi masyarakat peduli sunda galuh yang menuntut perubahan dan pembongkaran Taman Raflesia Ciamis, Ahli Sejarah Sunda, Prof. Sobarna, Selasa (29/10), mengatakan pihaknya sangat menyetujui nama Taman Raflesia Ciamis diganti dengan simbol kesundaan.

“Selama tidak ada unsur politis, saya menyetujui penggantian nama itu. Tapi, catatannya bukan pembongkaran, karena akan menimbulkan biaya baru,” ungkap Sobarna.

Sobarna, menuturkan, pengantian nama Taman Raflesia akan mengembalikan citra diri masyarakat Galuh ke dalam akar sejarahnya. “Taman Raflesia identik dengan Gubernur Jenderal Rafless dari Belanda, yang sempat berkuasa pada masa penjajahan,” ujarnya.

Jika Taman Raflesia dipertahankan, lanjut Sobarna, ada kekhawatiran generasi penerus kehilangan jati diri sebagai orang Galuh. Menurut dia, generasi ini akan mengasosiasikan Taman Raflessia sebagai simbol leluhurnya.

Terkait penyeragaman pegawai PNS dengan baju adat sunda, Sobarna juga mengaku menyepakatinya. “Selama tidak menimbulkan arogansi, saya sepakat. Seperti di DPRD Bandung, para staffnya setiap Hari Rabu, mereka menggunakan bahasa Sunda,” paparnya.

Kemudian, Sobarna mengungkapkan, cerita rakyat Sunda saat ini kurang diapresiasi, karena media televisi selalu menayangkan cerita luar seperti Doraemon. “Budaya deungeun diadopsi, budaya sendiri tidak dihiraukan, ini ironis. Makanya tak aneh anak-anak sekarang lebih hapal cerita Doraemon dibanding cerita rakyat,” paparnya. (DK/Koran-HR)

About author

Related articles

1 Comment

  1. triyono January 12, at 12:08

    Jenderal raffless itu dari inggris, hadeh sejarawannya yg salah ato wartawannya

    Reply

Leave a Reply